PENERIMAAN MAHASISWA BARU TAHUN 2018

Selamat & Sukses Kepada Jurusan dan Program Studi dengan TERAKREDITASI

SELAMAT KEPADA WISUDAWAN/TI SEMOGA ILMU YANG DIPEROLEH BERGUNA BAGI AGAMA,NUSA, DAN BANGSA

seminarinter

Humas_IAIN Batusangkar,Batusangkar International Conference (BIC) yang digelar lansung Program Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar berjalan sukses. Narasumber utama yang didatangkan dari empat negara yakni Prof. Dato Dr. Musa Ahmad (Rector of University Sains Islam Malaysia), Prof. Dr. Datuk Osman Bakar (Dean Center for Islamic Studies of University Brunei Darussalam), Prof. Dr. Imam Suprayogo (Mantan Rektor UIN Malang) dan Agus Purwanto, D.Sc (Dosen ITS Surabaya) sangat mengapresiasi kegiatan yang di helat oleh IAIN Batusangkar.

“Seminar BIC baru yang pertama, namun kegiatannya sangat istimewa dan peserta seminar yang sangat luar dan antusias mengikutinya baik dari luar maupun dalam negeri” ungkap salah satu Narasumber yang tampil sebagai pembicara, di Aula Auditorium IAIN Batusangkar kemarin.

Rektor IAIN Batusangkar Dr. Kasmuri, M.A menyebutkan terima kasih kepada semua pihak baik Pemprov Sumatera Barat, Pemkab Tanah Datar yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan seminar BIC ini, “kegiatan seminar ini merupakan kegiatan yang sangat strategis karena persoalan integrasi dan interkoneksi keilmuan tidak hanya persoalan kami di IAIN saja tetapi ini merupakan persoalan kita bersama, dengan kita mendatang pemateri yang sangat berkompeten dan berpengalaman baik dalam dan luar negeri.” Ujar Kasmuri

Seminar yang berlangsung selama dua hari ini semoga bisa melahirkan pemikiran-pemikiran yang cemerlang dan Rektor berharap agar bersama-sama memajukan pendidikan dan pendidikan keagamaan.

Sementara itu, Direktur Pascasarjana IAIN Dr.Syukri Iska, M.Ag menyampaikan Pembicara utama kegiatan konferensi yakni Rektor Universitas Sains Islam Malaysia Prof. Dato Musa Ahmad, kemudian Al Imam Muhamad Ibnu Saud Islamic University Arab Saudi Dr. Muhammad Shofa Haqy, Guru Besar UIN Malang Prof. Imam Suprayogo, dan Universitas Brunei Darusalam Prof. Datuk Osman Bakar," ucap Direktur saat memberikan sambutan

Syukri menyebutkan pelaksanaan konferensi pertama ini pihaknya mencoba mewujudkan sistem pendidikan yang integratif dan interkoneksi antara ilmu agama dengan ilmu umum lainnya. "Konferensi internasional ini kita upayakan terlaksana secara kontiniu dengan berbagai kegiatan ilmiah dalam bentuk forum diskusi atau seminar," tegasnya

BIC yang berlangsung selama dua hari, diikuti sebanyak 300 orang peserta yang berasal dari direktur Pascasarjana PTKI, Dosen, Mahasiswa, Guru SLTA, dan pemerhati pendidikan.

Lebih lanjut, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sangat mengapresiasi kegiatan seminar BIC yang digagas lansung oleh IAIN Batusangkar, dengan konferensi ini bertujuan mencari format yang tepat dalam mengintegrasikan Iptek dengan ilmu agama," ucap Gubernur Sumbar diwakili Kepala Biro Bina Sosial Setdaprov Syahril saat membuka BIC di Kampus IAIN Batusangkar

Selama ini di tengah masyarakat terjadi dikotomi atau perbedaan yang mencolok antara ilmu pengetahuan umum dengan ilmu keagamaan."Namun pada hakekatnya kedua ilmu tersebut merupakan satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan," katanya

“Selain pembicara dari Indonesia Seminar Internasional yang digelar di Lingkungan Kampus IAIN Batusangkar beberapa hari lalu juga menghadirkan pembicara dari Arab Saudi, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Indonesia” demikian Ujar Direktur Pascasarjana Dr.H.Syukri Iska, M.Ag


Direktur Pascasarjana saat menutup seminar BIC menyebutkan terima kasih banyak kepada semua pihak dan para peserta seminar BIC yang sangat antusias dengan kegiatan ini, dengan adanya diskusi pararel dan penampilan makalah dari pakar-pakar ilmu yang berkompeten semoga bisa mewujudkan ilmu pendidikan yang integrasi dan interkoneksi. “semoga dengan adanya wadah melalui momentum seminar BIC ini bisa menambah wawasan dan kehausan kita terhadap ilmu” Harapnya

Acara sesi paralel tak kalah menarik.  Para pemakalah menyampaikan gagasan-gagasan segar yang dibagi dalam beberapa topik yaitu :1. The Perspective Education on Integration and Interconenction of Science, 2. The Concept of Multicultural Education, 3. An Approach of Interdiscipline and Multidiscipline on Education, 4. An Approach Of Thematic Integrative on National Curriculum,serta 5. An Approach of Research Based Learning

Kegiatan yang diikuti sekitar 300 orang dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan luar negeri ini berjalan lancar hingga usai.  Narasumber Utama dan Para peserta khususnya juga sangat menikmati suguhan yang diberikan oleh panitia berupa pergi makan bersama dengan Bupati Pemerintahan Kabupaten Tanah Datar dan menikmati suasana keindahan malam Istano Baso Pagaruyung.

Seminar Internasional ini diharapkan memberi konstribusi ide dan gagasan untuk memajukan dunia pendidikan.  Sekaligus terus mengokohkan komitmen merealisasikan visi mulia Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. (Sri/Humas)

Akreditasi : B

Program Pascasarjana dengan konsentrasi Manajemen Pendidikan Islam dilaksanakan sejak terbitnya Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam No.Dj. I/ 806.A/2010 tentang izin penyelenggaraan program studi strata dua Manajemen Pendidikan Islam pada Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Batusangkar tanggal 22 November 2010.

A. Visi Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam (MPI)

Pernyataan visi yaitu “Menjadi Pusat Keunggulan dalam Studi Manajemen Pendidikan Islam yang Integratif dengan Memanfaatkan Al-Quran dan Sunnah sebagai Landasan Keilmuan”.

Pernyataan visi tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:

Pusat keunggulan dalam Studi Manajemen Pendidikan Islam yang integratif

Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam bertujuan dan berisikan kurikulum dengan mengintegrasikan ilmu-ilmu manajemen ke dalam lembaga pendidikan Islam. Program Studi Manajemen Pendidikan Islam ini mempunyai nilai lebih dibanding program studi Manajemen Pendidikan Islam pada perguruan tinggi lainnya. Adanya keunggulan bersaing sehingga memberikan manfaat yang besar bagi mahasiswa dan stakeholders secara keseluruhan. Program studi ini menjadi contoh dan tolak ukur bagi program studi magister manajemen pendidikan Islam di perguruan tinggi lainnya.

 Al-Quran dan Sunnah sebagai Landasan Keilmuan

Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam mengkaji ilmu pendidikan Islam dengan pendekatan manajemen yang tetap berlandaskan kepada dua sumber hukum Islam yaitu Al-quran dan Sunnah. Semua aktifitas perkuliahan, pengelolaan program studi dan materi pembelajaran selalu didasarkan kepada Al-quran dan Sunnah.

B. Misi Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam (MPI)

Misi Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam adalah sebagai Berikut:

  1. Menyiapkan Magister Manajemen Pendidikan Islam yang mampu mengintegrasikan Al-Quran dan Sunnah serta ilmu pengetahuan dan teknologi dalam manajemen pendidikan Islam.
  2. Mengembangkan ilmu manajemen pendidikan Islam melalui pengkajian dalam penelitian ilmiah dengan mengintegrasikan manajemen pendidikan dengan nilai keislaman dalam rangka membangun manusia unggul secara moral, intelektual dan amal serta profesional.
  3. Meningkatkan partisipasi tenaga kependidikan untuk menumbuhkembangkan prinsip-prinsip manajemen pendidikan Islam di tengah masyarakat yang didasarkan pada nilai-nilai luhur Islam dan budaya bangsa Indonesia.
  4. Menata manajemen yang efektif dan efisien dengan memanfaatkan teknologi modern.

C. Tujuan Program StudiMagister Manajemen Pendidikan Islam (MPI)

Tujuan Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam adalah sebagai berikut:

  1. Mempersiapkan lulusan yang memiliki keahlian yang komprehensif dalam bidang manajemen pendidikan Islam.
  2. Melahirkan lulusan yang mampu menampilkan diri dengan pemikiran-pemikiran strategis dalam bidang manajemen pendidikan melalui pendekatan kontekstual dan transformasi serta memahami dan menguasai teknologi informasi dan komunikasi bernafaskan Islam.

D. Sasaran Program StudiMagister Manajemen Pendidikan Islam (MPI)

Sasaran dan strategi pencapaian Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam dituangkan dalam Rencana Strategis Pengembangan Program Pascasarjana STAIN Batusangkar tahun 2012 -2016. Adapun tema pengembangan periode ini adalah pengembangan penguatan kelembagaan dan modernisasi pelayanan (capacity building and modernization). Sasaran dan strategi pengembangan program studi yang ingin dicapai adalah:

  1. Terciptanya magister manajemen pendidikan Islam yang mampu menjadi manajer dalam bidang pendidikan dan bidang lainnya.
  2. Terciptanya magister manajemen pendidikan Islam yang dapat melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi (doktoral)
  3. Terwujudnya Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam untuk dapat terakreditasi dengan baik.
  4. Tersedia sarana dan prasarana pendidikan yang representatif sehingga terciptanya iklim perkuliahan yang kondusif.