Lembaga Dakwah Kampus IAIN BATUSANGKAR Gelar Talkshow

By Putra Lanova 04 Jan 2018, 08:26:43 WIBKemahasiswaan

Lembaga Dakwah Kampus IAIN BATUSANGKAR Gelar Talkshow

Keterangan Gambar :


Humas IAIN Batusangkar, Dunia pendidikan khususnya kampus memiliki peran yang cukup strategis dalam melakukan perbaikan dan perubahan, terutama pada generasi penerus bangsa. Untuk itu, Lembaga Dakwah Kampus (LDK) AR_Ruhul Jadid IAIN Batusangkar kini tampil dengan tujuan untuk memberikan solusi atas permasalahan yang banyak melanda generasi penerus bangsa ini.

Solusi perbaikan yang ditawarkan yakni pada perubahan pola pikir dan kepedulian antar sesama. Organisasi mahasiswa muslim ini peduli akan kondisi kampus dan masyarakat umum.

Oleh karena itu, LDK AR_Ruhul Jadid IAIN Batusangkar gelar Talk Show Nasional dengan mengusung tema“Agama, Pemuda dan Karakter Bangsa” yang direalisasikan melalui serangkaian kegiatan seperti dialog lansung bersama narasumber Kholidi Assadil Alam dan Ketua MUI Kabupaten Tanah Datar Dr.H.Syukri Iska.M.Ag melalui Ketua I Bidang Fatwa dan Hukum MUI Kab. Tanah Datar Ustad Arif

Dikatakan, Pimpinan IAIN Batusangkar Dr.H.Kasmuri,MA melalui Wakil Pimpinan Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga Dra.Desmita, M.Si “Kegiatan yang sangat baik dan kami sebagai pimpinan sangat mengapresiasi, karena Lembaga Dakwah Kampus gelar talk show yang membahas lansung tentang agama dan peran pemuda sebagai generasi penerus bangsa.” Ujarnya.

Berbicara tentang agama dan pemuda, ia mengatakan agama bukanlah sebuah simbol tapi dalam tingkat perguruan tinggi agama adalah sebuah makna. Untuk itu perlu dalam tingkat perguruan tinggi mahasiswa harus memaknai agama dalam konteks yang penuh dengan ke stabillan. “Sedangkan pemuda saat ini sudah terjadinya pergeseran, karena banyak sekali pemuda yang terpengaruh oleh teknologi yang cangih. Ada yang larut dengan tekhologi dan ada yang tidak mau tau dengan tekhnologi dan ada yang mampu memfilter, memanfaatkan tekhnologi secara positif. Apabila pemuda tidak memanfaatkan tekhnologi dengan baik maka jelas sekali dapat berdampak terhadap karakter bangsa” jelasnya

Lebih lanjut, Desmita menjelaskan hari ini kita dihadapkan pada persoalan yang dapat merusak moral bangsa seperti LGBT, Narkoba dll. Ini merupakan tugas kita sebagai generasi penerus bangsa yang berada di perguruan tingi islam. Agar kita bisa merangkul para pemuda sebanyak-banyaknya untuk bisa melakukan kegiatan yang berbasis islami. “Hari ini, tertompang harapan kami kepada seluruh mahasiswa lembaga dakwah kampus yang sebagai tombak utama di kampus untuk bisa mengalakkan peningkatan, pengembangan moral bangsa di kampus ini dan di bangsa Indonesia secara umumnya” Harapnya

Sementara itu, saat diskusi lansung dengan kedua narasumber Kholidi Assadil Alam dan Ustad Arif menyampaikan semoga dakwah syiar dan diskusi ilmu kita hari ini bermanfaat dan membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik. Kita dakwah tidak hanya untuk diri sendiri tapi juga mengajak orang dari luar untuk mencintai agama islam yakni melalui kegiatan positif seperti ini. “Pemuda hari ini harus membuka mata tentang perkembangan zaman atau arus globalisasi. Terutama bidang tekhnologi yang bisa menjadi musuh dan teman. Jadi lakukanlah hal yang bermanfaat dan dapat menguntungkan diri kita sendiri.”Ucapnya

Kholidi Assadil Alam yang juga pemeran Utama dalam Film Ketika Cinta Bertasbih Menambahkan “Muslim dan muslimah itu harus mewujudkan karakter yang sebenarnya, bisa jadi melalui pakaian maupun melalui sikap dan perilaku terutama prinsip dalam hidup kita.” Ujarnya. (hm/Sy)