BATUSANGKAR INTERNATIONAL CONFERENCE 2ND, THEME " ISLAMIC ECONOMIC DEVELOPMENT: OPPORTUNITIES AND CHALLENGES IN GLOBAL ECONOMIC COMPETITION", OCTOBER 14-15, 2017
CLICK HERE FOR MORE INFORMATION...

DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-72, "INDONESIA KERJA BERSAMA"

kuliah Umum 1

Humas IAIN Batusangkar, Mengawali perkuliahan semester genap 2016/2017 IAIN Batusangkar laksanakan kuliah umum, dengan mendatangkan lansung narasumber Direktur Pendidikan Islam(Dirjen Pendis) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin MA.

Pimpinan IAIN Batusangkar Dr. H. Kasmuri, MA dalam sambutannya menyebutkan, kuliah umum hari ini dalam rangka pembukaan perkuliahan pada semester genap 2016/2017 bagi seluruh mahasiswa. Kuliah umum merupakan momentum strategis menjadi lebih baik dan kita ikuti dengan seksama

Kuliah Umum 2

Terkait dengan peralihan status ini, Kasmuri mengupayakan menjadikan IAIN Batusangkar sebagai perguruan tinggi Islam terbaik di Indonesia serta menuju world class university. Hal tersebut merupakan jawaban dari tantangan yang dipaparkan Kamarudin. “untuk itu IAIN Batusangkar butuh kerjasama dan terus berinovasi guna peningkatan mutu dan kualitas sehingga IAIN menjadi tujuan utama bagi para siswa di Sumbar bahkan di luar Sumbar.” Lanjut Rektor yang akan dilantik.

Sementara itu, Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma menyampaikan alih status IAIN Batusangkar mengangkat marwah citra dan prestasi Kabupaten Tanah Datar. Ke depannya, Ia akan melakukan koordinasi dengan Civitas Akademika IAIN Batusangkar untuk meningkatkan kemajuan pendidikan di Luhak Nan Tuo. Zuldafri mengajak “agar perubahan status STAIN menjadi AIN Batusangkar menjadi motivasi untuk meningkatkan mutu pendidikan lebih baik lagi” Harapnya.

Kuliah Umum 3

Selanjutnya, narasumber Direktur Pendidikan Islam(Dirjen Pendis) Kementerian Agama RI, Prof Dr Phil H Kamaruddin Amin MA secara lansung menyampaikan kuliah umum dihadapan ratusan mahasiswa terkait dengan “Pengembangan Lembaga PTKIN: Prospek dan tantangan bagi Lembaga Pasca Alih Status”. (hms/Sy)

 

Peserta PPL IAIN Batusangkar

PPL dan PLKP-S Mahasiswa IAIN Batusangkar.

Batusangkar- Praktek Pendidikan Lapangan (PPL) dan Praktek Lapangan Konseling Pendidikan Sekolah (PLKP-S) adalah sebuah program wajib yang harus dijalankan oleh setiap mahasiswa jurusan Tarbiyah IAIN Batusangkar. Program PPL dilaksanakan oleh mahasiswa program studi untuk Non-BK dan PLKP-S dilaksanakan oleh program studi BK. Hal tersebut dikatakan Gustina, M.Pd Kepala Laboratorium Tarbiyah IAIN Batusangkar di ruangannya.

Dikatakan Gustina, targetkita untuk PPL dan PLKP-S tahap satu tahun 2016 ini ingin mahasiswa mendapatkan pengalaman-pengalaman dilapangan untuk menjadi tenaga pendidik profesional. Sebelum melaksanakan kegiatan praktek mereka sudah dibekali dengan keilmuan melalui matakuliah-mata kuliah yang menunjang kemampuan mereka. Ini saatnya mereka menerapkan keilmuan semasa perkuliahan dengan harapan bisa menjadi guru profrsional,” ujar Gustina.

Lebih lanjut Gustina mengatakan, sejauh ini kita melihat, stakeholder atau sekolah-sekolah mitra tempat mahasiswa kita praktek Alhamdiulillah menyambut baik kehadiran mahasiswa IAIN Batusangkar. Karena program praktek kita berbeda dengan yang lainnya. Kita praktek, mahasiswa tidak hanya dihantar dan dibiarkan pulang sendiri. Tapi kita hantar secara resmi. Kemudian kita punya jadwal supervisi bagi pembimbing lapangan 2 sampai 3 kali. Dan menjemput kembali secara resmi.

Artinya mahasiswa kita hantar. Kita lakukan pemantauan. Sehingga sekolah merasa IAIN Batusangkar tidak hanya melepas mahasiswa, tapi juga terlibat dalam pemberian pengalaman lansung kepada mahasiswa. Selain hal tersebut, sekolah sebagai mitra utama kami libatkan dalam tim untuk membimbing mahasiswa.,” ungkap Gustina lanjut

gustina

Lebih lanjut dikatakannya, kegiatan praktek ini dilaksanakan selama 90 hari efektif, terhitung tiga setengah bulan dengan libur. Penempatan mahasiswa di sekolah-sekolah di lingkungan Diknas dan Kemenag se-provinsi Sumatera Barat secara bergilir, diantaranya Kota Padang, Kota Padang Panjang, Kota Payakumbuh, Kota Sawah Lunto, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Tanah Datar.

“Mahasiswa PPL dan PLKP-S kali ini secara keseluruhan berjumlah 466 orang mahasiswa dari 8 buah program studi. Untuk program PPL berjumlah 379 orang. Sedangkan untuk PLKP-S berjumlah 87 orang. Tersebar di 54 sekolah dari 6 Kabupaten/Kota di Sumatera Barat,” Kata Gustina.

Selain hal tersebut juga diungkapkannya, terobosan baru dilakukan laboratorium Tarbiyah dalam pelaksanaan PPL semester ini dengan membuat mahasiswa mampu memenuhi kebutuhan dan standar sekolah bersangkutan. Sehingga mahasiswa bagus dalam melaksanakan kewajibannya baik dalam bidang teaching maupun non-teaching. “Selain itu, program PPL dan PLKP-S pihak kampus berusaha memasukkan pesertanya ke sekolah-sekolah unggul, untuk mengukur kualitas kompetensi mahasiswa IAIN Batusangkar,” jelas Gustina.

“Untuk program PPL ini adalah program PPL ini berjalan dengan ancer dan sukses, dapat menunaikan kewajiban dilapangan dan kembali dengan senyuman, serta membawa nama besar IAIN Batusangkar dimata masyarakat,” harap Gustina. (HM/ RMS/Sarah/Rini/Ratif)