Ramadhan membasuh hati yg berjelaga Saatnya meraih rahmat dan ampunan-Nya Untuk lisan dan sikap yg tak terjaga Mohon dibukakan pintu maaf Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 H Minal Aidin Wal Faidzin Taqabalallahu minnaa wa minkum

4441

 

Humas IAN Batusangkar, 20/112106. Sumatera Barat adalah daerah yang termasuk daerah rawan bencana, oleh karena itu masyarakat Sumbar harus punya kewaspadaan penuh untuk menghadapi bencana alam yang datangnya tidak bisa diprediksi. Dengan dasar pemikiran itu Korps Suka Relawan (KSR) PMI Unit IAIN Batusangkar mengadakan pendidikan Pra Diksar bagi anggota relawan yang baru mendaftar.

Pra Diksar kali ini diadakan pada hari Minggu 20/11/2016 di IAIN Batusangkar didukung penuh oleh Rektor IAIN Batusangkar dan Markas Komando PMI Kab. Tanah Datar. Adapun Peserta yang mengikuti Para Diksar ini sebanyak 48 orang calon anggota relawan dari 101 pendaftar dalam rekruitmen calon anggota 2016. Kegiatan Pra Diksar merupakan kegitan wajib diikuti oleh calon anggota baru sebelum mengkuti Diksar yang akan diadakan pada awal tahun depan, ungkap ketua KSR PMI Unit IAIN Batusangkar Cici Ladiya Elsa di lokasi Pra Diksar.

Adapun tema Pra Diksar tahun adalah ”Menciptakan Sukarelawan yang siap tanggap, disiplin, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tujuh Prinsip ke Palan Merah an”. Cici berharap calon anggota tahun ini benar benar menjadi suka relawan yang tangguh dan siap selalu dalam membantu masyarakat menghadapi peristiwa bencana bencana yang selalu datang tiba tiba. Adapun KSR PMI nit IAIN Batusangkar setiap terjadi bencana pada, selalu terlibat aktif bersama elemen tanggap bencana lainnya dalam meberikan bantuan. Seperti bencana yang terjadi di Pangakalan Solok Selatan dan lain sebagainya. Cici juga menjelaskan, dalam kegiatan sehari hari KSR PMI Unit IAIN Batusangkar juga memberikan pelayanan pertolongan pertama bagi mahasiswa yang menghadapi masalah kesehatan ketika mengikuti perkuliahan dan kegiatan kampus, dan memberikan bantuan Tim kesehatan bagi lembaga lembaga kemahasiswaan IAIN Batusangkar yang mengadakan kegiatan di luar kampus dalam bentuk satgas Unit kesehatan.

Bertindak sebagai pemateri dalam Pra diksar ini, tiga personal relawan Markas PMI Kab. Tanah Datar yang sudah berpengalaman dalam kerelawanan, Pertama Bagus wahyudi berbicara tentang sejarah dam gerakan Palang Merah Dunia dan Indonesia agar peserta memahami semangat latar belakang keberadaan Palan Merah di dunia dan di Indonesia, kemudian pemateri kedua adalah, Suci Amalia Chandra yang akan memaparkan tentang lambang dan prinsip Palang Merah, pembicara ketiga, Nia Permata Hati berbicara tentang kepemimpian, menajemen dan keorganisasian dalam Palang Merah Indonesia.

Menyinggung tujuh prinsip ke Palang Merah an, salah satu Pembina KSR PMI Unit IAIN Batusangkar Ns. Novi Anggaraini DS, S.Kep. menjelaskan, prinsip pertama, Kemanusiaan, prinsip kedua, kesamaan, Prinsip ketiga kenetralan, prinsip keempat, kemandirian, Prinsip kelima, kesukarelaan, prinsip keenam, kesatuan, dan prinsip ketujuh adalah kesemestaan. Adapun uaraian tujuh prinsip itu dapat dibaca di AD/ ART PMI dan dalam buku panduan Standar Operasional Prosedur (SOP) penanggulangan Bencana PMI. (Humas IAIN. BSk)

Demma1

 

Dialog Intraktif Mengawali Raker dengan tema: Refleksi Kebangkitan Pergerakan Mahasiswa Sumatera Barat

 

Humas_IAIN Batusangkar, IAIN Batusangkar gelar Raker dan dialog interaktif BEM Se-Sumatera Barat yang di helat lansung oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) IAIN Batusangkar tepat di Aula Auditorium kampus beberapa hari lalu.

Dialog interaktif yang mengusung tema “Refleksi Kebangkitan Pergerakan Mahasiswa Sumatera Barat” berlansung sangat hangat dan menarik, karena narasumber lansung Rektor IAIN Batusangkar dan Bupati Pemerintahan Kabupaten Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi serta Ketua KNPI Sumatera Barat Defika Yuliandra.

Rektor IAIN Batusangkar Dr.H.Kasmuri, M.A menyebutkan Pertemuan ini agar dapat meningkatkan silaturrahmi dan soliditas mahasiswa antar universitas dan perguruan tinggi yang ada di Sumatera Barat.

Ia menambahkan semoga dengan adanya pertemuan para aktivis ini melalui rapat kerja dan dialog yang interaktif yang di gelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa IAIN Batusangkar berjalan lancar dan dapat melahirkan yang program-program kerja dalam rangka meningkatkan kreatifitas mahasiswa di kampus masing-masing. “melalui Raker ini di harapkan mahasiswa bisa mewujudkan Sumbar dan Indonesia Menjadi lebih baik kedepannya”Ujar Rektor saat membuka acara secara resmi.

Dr.H.Kasmuri,M.A yang juga sebagai pembicara menyampaikan keberadaan organisasi BEM di setiap kampus diharapkan bisa lebih berperan aktif dalam membangun mental positif mahasiswa, sehingga mahasiswa bisa menjadi mitranya pemerintah. Mahasiswa mempunyai peran besar dalam menegakkan Indonesia dan tidak penah absen dalam setiap perubahan yang terjadi.” Tegas Rektor

Lebih lanjut, Organisasi kemahasiswaan juga bisa menjadi mitra kritis pemerintah daerah. "BEM merupakan organisasi kemahasiswaan yang memiliki peran penting dan strategis dalam pembangunan daerah yang menjadi bagian integral dari pembangunan nasional. Oleh karena itu, para mahasisiwa yang tergabung dalam organisasi ini harus senantiasa menumbuh kembangkan sikap dan perilaku pemuda yang kritis, dinamis serta memiliki sifat-sifat perjuangan, kepemimpinan dan  idealisme tinggi,"sebutnya

Sementara itu, Ketua BEM IAIN Batusangkar Ridho Ilahi melalui ketua panitia Yana mengatakan kegiatan ini diikuti oleh 17 Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Sumatera Barat yakni IAIN Batusangkar, AKBP STIE KBP, STMIK Indonesia, IAIN Bukittinggi, Stikes Alifah Padang, AMIK Daparnas, STAI PIQ Sumbar, UPI YPTK, POLTEKES Kemenkes, STIPER Sijunjung, UNP, UNAND, STIFI Yayasan Perintis, STKIP Lubuak Alung, IAIN Imam Bonjol, STKIP Adzkia dan STIKES Fort De Kock serta agenda lain pergi tour ke destinasi wisata Tanah Datar.

Adapun hasil dari Rapat Kerja BEM se-Sumatera Barat Kali ini yaitu dibentuknya Satgas Pengabdian Masyarakat dengan koordinatornya yaitu STIKIP AKBP Lubuk Alung.  Pe-launching-an logo dan pelantikan kampus yang baru bergabung dengan aliansi BEM SB yaitu AKBP STIE KBP Padang, STIPER Sijunjung, Poltekes Kemenkes Padang, STAI PIQ Sumbar, STIKIP Lubuk Alung, Stifarm Padang, dan Amik Deparnas LP3I Padang dll. (sri)

mp4

Batusangkar 23/09/16: Forum pertemuan terbesar Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) Se-Sumatera Barat yang telah di gagas puluhan tahun yang lalu, dimana dalam pertemuan Malapa Se-Sumatara Barat ini yang mana kegiatan ini menjunjung tinggi silaturrahmi dan keakraban antar Mahasiswa Pecinta Alam Se-Sumatarat Barat, kegiatan ini di manakan Lingkar Mahasiswa Pecinta Alam (LIMPA) Sumbar.

Lingkar Mahasiswa Pecinta Alam (LIMPA) Sumatera Barat yang ke 27 kalinya digagas langsung oleh Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala pagaruyung) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusungkar, forum terbesar MAPALA Se-Sumatera Barat yang mengangkatkan tema “ Everything is beautiful but not everyone can see”.

mp2

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. Rizal, M.Ag, melalui Pembina Mapala Pagaruyung Doni oktarizal, SE.I mengatakan kegitan ini sangat Positif bagi mahasiswa IAIN Batusangkar yang mana dengan perubahan STAIN Batusangkar, Manjadi IAIN Batusangkar bisa tersosialisasikan alih status IAIN Batusangkar kepada perguruan tinggi yang hadir pada acara tersebut.

Unit kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) IAIN Batusangkar, kegitan ini bukan sekedar kumpul-kumpul sesama Mapala tapi kegiatan ini menjunjung tinggi Silaturrahmi dan saling berbagi pikiran mengenai kegiatan2 alam bebas yang terstruktur antar Mapala Se-Sumatera Barat “ungcap Doni”

LIMPA SUMBAR ke 27 yang dilaksanakan oleh Mapala Pagaruyung IAIN Batusangkar kali ini mengusung kegiatan penelusuran Gua Hohizontal, Fertikal, Penanaman pohon dan Bakti Sosisal dilaksanakan di jorong Mandahiliang Nagari Lawang Mandahiliang kec. Salimpauang Kab. Tanah Datar “jelas Doni”

mp3

Dalam pembukaan LIMPA SUMBAR ke 27 yang juga dihadiri oleh Wali Nagari Lawang Mandahiliang Helpi yang didampingi seluruh perangkat nagari, Pembina Mapala Pagaruyung IAIN Batusangkar mengatakan, kedepannya Gua-Gua yang berada di jorong Mandahiliang ini akan dijadikan wisata binaan Mapala Pagruyung IAIN Batusangkar, untuk menjaga kelastarian ekosistem Gua dan Fundalisme Gua.

Ketua Mapala Pagaruyung IAIN Batusangkar Feby kurnia Putra mengatakan kegiatan Lingkar Mahasiswa Pecinta Alam (LIMPA) Se-Sumatera Barat ke 27 dihadiri 17 lembaga Mahasiswa pecinta Alam (MAPALA) Se- Sumatera Barat,yang terdiri dari Universitas dan Fakultas dengan jumlah 81 orang, dimana kegiatan Forum terbesar Malapa ini berlangsung Salama 3 hari, Jumat-Minggu, 23/25/16.

Peserta Seminar PMR WIRA saat menyanyikan Indonesia Raya1

“MEWUJUDKAN SUKARELAWAN MUDA YANG AKTIF DAN KREATIF”

Humas_IAIN Batusangkar, Korp Sukarela (KSR) PMI Unit IAIN Batusangkar gelar seminar PMR Wira se-Kabupaten Tanah Datar. Kegiatan yang dihelat di Aula Auditorium IAIN Batusangkar dilansungkan dalam rangka memperingati HUT UKM KSR PMI Unit IAIN Batusangkar yang ke-5.

Komandan KSR PMI Unit IAIN Cici Ladiya Elsa mengatakan, kegiatan seminar mengusung tema “Mewujudkan sukarelawan yang muda dan kreatif, serta menjunjung tinggi 7 prinsip Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional”, Seminar diikuti sebanyak 14 sekolah yang ada di Kabupaten Tanah Datar, dengan jumlah peserta per sekolah 3 orang dan 1 orang pembina.

Cici berharap agar peserta seminar dapat mengikuti kegiatan secara serius agar dapat mewujudkan sukarelawan muda yang aktif dan kreatif.

Komandan menjelaskan, seminar yang diberikan dalam bentuk materi tersebut.. Selain mendapatkan pengetahuan, ajang ini diharapkan mampu menjalin komunikasi dan silaturahmi di antara para peserta. Adapun pemateri berasal dari PMI Kabupaten Tanah Datar yakni Faisal,S.Hi dan Ns.Ungadi,S.Kep.

Selain itu, ia juga menambahkan KSRPMImerupakan ujung tombak Palang Merah Indonesia di tingkat perguruan tinggi. Dalam melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan dituntut untuk professional dengan berlandaskanpadatujuh prinsipdasar GerakanPalang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, yaitu:Kemanusiaan, Kesamaan, Kenetralan, Kemandirian, Kesukarelaan,Kesatuan dan Kesemestaan.” Tegasnya kemarin, saat di temui di Kampus IAIN Batusangkar

Sementara itu, Wakil Dekan III Fakultas Syariah Zulkifli menyampaikan sebagai organisasi yang memiliki tanggung jawab dengan dasar kemanusiaan, sudah sepatutnya Relawan muda Palang Merah Indonesia memiliki kesiapsiagaan, ketanggapan dan keprofesionalan di lapangan. “Korps Sukarela Palang Merah Indonesia Unit IAIN Batusangkarmerupakan organisasi sosial kemanusiaan yang diharapkan mampu melaksanakan tugas dan peran serta dalam mengatasi permasalahan di atas dengan tetap berpegang teguh pada tujuh prinsip dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, sehingga dapat terciptanya keadaan sosial yang diharapkan.” Ujarnya

Ia berpesan dengan materi-meteri yang diberikan nantinya, diharapkan ke depan para peserta PMR bisa mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga bisa memberikan manfaat kepada orang lain, Terutama di sekolah masing-masing. (sri/Humas)

13512186 1057098277713778 6999721939816313941 n

Jurusan Pendidikan Bahasa Arab lepas Dosen Asing dari Mesir

IAIN Batusangkar– Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (HMJ-PBA) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar Selenggarakan Haflah al-Wada’ Perpisahan Bersama Syaikh Mahmud Amin Ismail selaku Dosen Luar Biasa IAIN Batusangkar dari Mesir, Auditorium 20/06/16.

Dalam acara tersebut juga di hadiri Dekan Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan Dr. Sirajul Munir, M.Pd, Dosen Pendidikan Bahasa Arab, seluruh Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab dan undangan Ketua Dewan Mahasiswa, Pengurus Senat Mahasiswa dan beberapa Ketua Lembaga selingkup IAIN Batusangkar, dan tak liput juga hadir Ketua jurusan pendidikan Bahasa Arab Ibu Dr. Devy Aisyah, MA.

Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Dr. Sirajul Munir, M.Pd. mewakili Rektor IAIN Batusangkar mengucapkan ribuan terima kasih kepada Syaikh Mahmud Amin Ismail, atas pengabdiannya di kampus IAIN Batusangkar selama lebih kurang dua tahun dan segala ilmu-ilmu yang telah diajarkan dan dibagikan kepada mahasiswa-mahasiswa IAIN Batusangkar khususnya mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab.

13510777 1057098307713775 3376843946625639052 n

Syaikh Mahmud Amin Ismail sendiri, merupakan salah seorang Dosen Luar biasa IAIN Batusangkar yang didatangkan langsung dari Mesir untuk mengabdi selama lebih kurang dua tahun di kampus IAIN Batusangkar sesuai dengan kontrak kesepakatan yang telah disepakati. Pada kesempatan tersebut, Syaikh Mahmud Amin datang bersama sang istri dan juga anak-anaknya.

Salah seorang mahasiswa menyampaikan kesannya yang sangat bersyukur sekali IAIN Batusangkar bisa mengahadirkan native speaker untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi mahasiswa IAIN Batusangkar, khususnya mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab dengan dihadirkannya Syaikh Mahmud Amin ini sebagai salah satu Dosen bagi mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab.

“Begitu banyak ilmu yang kami dapatkan dari Syaikh, dan tentunya kami berharap untuk masa yang akan datang, IAIN Batusangkar dapat menghadirkan lagi Dosen-Dosen seperi Syaikh ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan mahasiswa IAIN Batusangkar” tuturnya. (Anjar-Humas Red)