SELAMAT KEPADA WISUDAWAN/TI SEMOGA ILMU YANG DIPEROLEH BERGUNA BAGI AGAMA,NUSA, DAN BANGSA

Pelepasan UKM Pramuka Oleh Rektor

Rektor IAIN Batusangkar: “Kita Datang Jangan Hanya Sekedar Jadi Peserta”

Batusangkar, (Kendari, 16/5/16), Perkemahan Wirakarya Nasional XIII (PWN XIII Kendari) merupakan kegiatan Rutin dua tahun sekali oleh kementrian Agama Republik Indonesia yang bersiafat Nasional, Selaku tuan rumah PWN ke XIII IAIN Kendari.

Dibuka langsung oleh Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin PWN XIII diikuti oleh 3.042 Peserta, terdiri dari 55 Racana PTKIN sebanyak 990 peserta, 20 Racana PTA berjumlah 360 peserta dan 12 Racana PTU se Sultra sejumlah 216 orang. Pangkalan MAN/MAS 20 Ambalan sebanyak 360 orang, Pangkalan SMA/SMK 20 Ambalan berjumlah 360 peserta dan 6 negara ASEAN 72 peserta.

foto ukm pramuka di kendari

Racana Pramuka IAIN Batusangkar salah satu kontingen dari 55 PTKIN yang hadir saat ini di arena Bumi Perkemahan IAIN Kendari. IAIN Batusangkar mengirim 18 Mahasiswa yang tergabung dalam Racana El Mahmud Yunus IAIN Batusangkar, terdiri 9 Pandega Putra dan 9 orang Pandega Putri. Kali ini kontingen IAIN Batusangkar dipimpin Langsung oleh Rektor IAIN Batusangkar Dr. H. Kasmuri, MA,didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. Rizal, M.Ag. Adapun pembina pendamping adalah Dr. David, M.Pd.

Lebih lanjut, pemilihan peserta kontingen Racana IAIN Batusangkar melalui seleksi yang ketat dan yang terpilih adalah anggotaRacana yang terbaik untuk dapat mewakili IAIN Batusangkar dalam PWN XIII Kendari saat ini, ujar Dr. David, M.Pd selaku Pembina.

Dari Kendari, Racana IAIN Batusangkar dalam arena PWN XIII Kendari saat ini mendapat tugas khusus, untuk mensosialisasikan perubahan status dari STAIN Batusangkar menjadi IAIN Batusangkar pada para peserta PWN XIII tambah David. dalam pernyataanya lewat telepon seluler.

foto bersama rektor

Rektor IAIN Batusangkar Dr. Kasmuri, MA, menegaskan: “Jangan hanya sekedar jadi peserta dalam PWN XII Kendari kali ini, Racana IAIN Batusangkar harus mencoba memberikan warna tersendiri dalam setiap kegiatan PWN yang diikuti, mulia dari kerja bhakti, bedah rumah, penghijauan dan seluruh kegiatannya lainnya. Perkenalkanlah IAIN Batusangkar dalam acara tingkat Nasional seperti ini. Tampakan sikap dan prilaku yang baik sehingga nama baik IAIN Batusangkar akan semakin dikenal di tingklat Nasional”. Hal ini disampaikan dalam amanatnya ketika acara pelepasan kontingen di Kampus IAIN Batusangkar berapa waktu lalu.

Dari Informasi yang didapat dari arena PWM XIII Kendari, seperti yang disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama kontingen IAIN Batusangkar aktif mengikuti kegiatan yang diagendakan panitia dan berada dalam kondisi sehat walafiat dan siap membawa nama baik IAIN Batusangkar ungkap beliau lewat telepon seluler. (Dn/Hm)

2

Bantu Biaya Pendidikan Mahasiswa

Humas IAIN Batusangkar:Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar mengucap syukur atas bantuan beasiswa pendidikan yang diterimanya dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Selasa, (10/5) di Kampus IAIN Batusangkar. Beasiswa pendidikan ini terwujud atas kerjasama IAIN Batusangkar dengan Baznas Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat. Program ini menjadi salah satu fasilitas bagi mahasiswa IAIN Batusangkar.

3

Kasmuri Rektor IAIN Batusangkar mengatakan, Zakat di Kampus IAIN Batusangkar saat ini sudah meningkat dari tahun sebelumnya. Kedepannya Zakat di kampus ini akan terus berkembang. Zakat dari kampus ini yang dikelola Baznas jua bermanfaat bagi mahasiswa kurang mampu untuknterus bisa melanjutkan pendidikan di IAIN Batusangkar. " Peningkatan jumlah zakat di kampus ini merupakan bentuk penggalian potensi zakat yang ada di daerah kita ini. Karena, potensi zakat sangat besar dalam Islam. Banyak lagi potensi zakat yang belum tergali. Jika seluruh potensi zakat tergali, saya yakin kemiskinan bisa terentaskan," tutur Rektor pertama IAIN Batusangkar saat memberikan sambutan pada kegiatan penyerahan bantuan beasiswa pendidikan Baznas dan penandatanganan MoU IAIN Batusangkar dengan Baznas Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat.

Lebih lanjut disampaikan Rektor, kerjasama IAIN Batusangkar dengan Baznas dilakukan guna membantu mahasiswa IAIN Batusangkar untuk tetap bisa melanjutkan pendidikan sampai menjadi sarjana di kampus ini. "Kerjasama ini bisa bermanfaat dan mahasiswa bisa menyelesaikan kuliah dengan baik dan menjadi ulama serta manusia berguna," harap Kasmuri.

1

Dalam sambutannya Ketua Baznas Kabupaten Tanah Datar Emrizal Dt. Yang Basa menyampaikan rasa apresiasinya kepada Rektor IAIN Batusangkar. Semoga kerjasama ini berjalan dengan baik. Kami mendukung kerjasama ini untuk aset bangsa masa depan. Sementara itu Ketua Baznas Kabupaten Padang Pariaman Samsuardi Surma menyampaikan, kita telah mengalokasikan 32,5% dari dana zakat untuk bantuan pendidikan dalam program Padang Pariama Cerdas. "Program bantuan ini bisa di dapat bagi mahasiswa minimal IPK 2,75. Untuk itu selamat belajar dan semoga menjadi manusia berguna kedepannya," harap Samsuardi.

Ketua Baznas Kabupaten Dharmasraya Abdul Gani dalam kesempatan tersebut menyampaikan, bahwa kerjasama ini sudah berjalan selama 3 tahun. Bantuan yang kami berikan kepada mahasiswa sebesar 750.000 rupiah setiap bulannya sampai tamat dengan catatan perilaku dan nilai mahasiswa selalu dalam keadaan baik dan positif. "Untuk itu kami membutuhkan bantuan dari kampua untuk memantau mahasiswa tersebut. Jika ada hal kurang baik, kami menanti laporan dari pimpinan kampus," harap Abdul Gani sembari memberikan ucapan selamat kepada Rektor IAIN Batusangkar yang baru dilantik beberapa hari lalu.

Secara terpisah Chardinal Putra, Humas IAIN Batusangkar mengatakan, kerjasama tahun ini adalah memperbaharui kerjasama yang sebelumnya. Karena, status kampus ini sudah menjadi IAIN. Sebelumnya kita sudah bekerjasama dengan Baznas Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat dan telah memberikan bantuan kepada mahasiswa yang dianggap berhak. Kerjasama ini akan berkelanjutan pada masa yang akan datang. " Kita tentu sangat berterima kasih atas respon dan perhatian dari Baznas se-Sumbar. Disamping bantuan Baznas masih banyak lagi fasilitas bantuan beasiswa baik miskin maupun prestasi yang sumber dananya beragam, seperti APBN dan lembaga-lembaga lainnya," ungkap Chardinal Putra.

4

Menanggapi bantuan dan program beasiswa Baznas ini. Hendri mahasiswa penerima beasiswa mengatakan, saya sangat bersyukur sekali atas bantuan beasiswa ini. Dengan adanya kerjasama ini sangat membantu mahasiswa. Kedepannya saya berharap bantuan yang diberikan lebih meningkat jumlahnya. Hal senada juga diutarakan Tisna. Ia mengatakan bahwa program ini sangat bagus. Adanya program ini orang tua kami tidak susah lagi memikirkan biaya kuliah kami. “Program ini juga bisa disalurkan secara lebih luas,” harap Tisna. (RMS/HMS)

todswo ldk 1

“Agama, Pemuda dan Karakter Bangsa”

Humas IAIN Batusangkar, Dunia pendidikan khususnya kampus memiliki peran yang cukup strategis dalam melakukan perbaikan dan perubahan, terutama pada generasi penerus bangsa. Untuk itu, Lembaga Dakwah Kampus (LDK) AR_Ruhul Jadid IAIN Batusangkar kini tampil dengan tujuan untuk memberikan solusi atas permasalahan yang banyak melanda generasi penerus bangsa ini.

Solusi perbaikan yang ditawarkan yakni pada perubahan pola pikir dan kepedulian antar sesama. Organisasi mahasiswa muslim ini peduli akan kondisi kampus dan masyarakat umum.

Oleh karena itu, LDK AR_Ruhul Jadid IAIN Batusangkar gelar Talk Show Nasional dengan mengusung tema“Agama, Pemuda dan Karakter Bangsa” yang direalisasikan melalui serangkaian kegiatan seperti dialog lansung bersama narasumber Kholidi Assadil Alam dan Ketua MUI Kabupaten Tanah Datar Dr.H.Syukri Iska.M.Ag melalui Ketua I Bidang Fatwa dan Hukum MUI Kab. Tanah Datar Ustad Arif

Dikatakan, Pimpinan IAIN Batusangkar Dr.H.Kasmuri,MA melalui Wakil Pimpinan Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga Dra.Desmita, M.Si “Kegiatan yang sangat baik dan kami sebagai pimpinan sangat mengapresiasi, karena Lembaga Dakwah Kampus gelar talk show yang membahas lansung tentang agama dan peran pemuda sebagai generasi penerus bangsa.” Ujarnya.

todswo ldk

Berbicara tentang agama dan pemuda, ia mengatakan agama bukanlah sebuah simbol tapi dalam tingkat perguruan tinggi agama adalah sebuah makna. Untuk itu perlu dalam tingkat perguruan tinggi mahasiswa harus memaknai agama dalam konteks yang penuh dengan ke stabillan. “Sedangkan pemuda saat ini sudah terjadinya pergeseran, karena banyak sekali pemuda yang terpengaruh oleh teknologi yang cangih. Ada yang larut dengan tekhologi dan ada yang tidak mau tau dengan tekhnologi dan ada yang mampu memfilter, memanfaatkan tekhnologi secara positif. Apabila pemuda tidak memanfaatkan tekhnologi dengan baik maka jelas sekali dapat berdampak terhadap karakter bangsa” jelasnya

Lebih lanjut, Desmita menjelaskan hari ini kita dihadapkan pada persoalan yang dapat merusak moral bangsa seperti LGBT, Narkoba dll. Ini merupakan tugas kita sebagai generasi penerus bangsa yang berada di perguruan tingi islam. Agar kita bisa merangkul para pemuda sebanyak-banyaknya untuk bisa melakukan kegiatan yang berbasis islami. “Hari ini, tertompang harapan kami kepada seluruh mahasiswa lembaga dakwah kampus yang sebagai tombak utama di kampus untuk bisa mengalakkan peningkatan, pengembangan moral bangsa di kampus ini dan di bangsa Indonesia secara umumnya” Harapnya

Sementara itu, saat diskusi lansung dengan kedua narasumber Kholidi Assadil Alam dan Ustad Arif menyampaikan semoga dakwah syiar dan diskusi ilmu kita hari ini bermanfaat dan membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik. Kita dakwah tidak hanya untuk diri sendiri tapi juga mengajak orang dari luar untuk mencintai agama islam yakni melalui kegiatan positif seperti ini. “Pemuda hari ini harus membuka mata tentang perkembangan zaman atau arus globalisasi. Terutama bidang tekhnologi yang bisa menjadi musuh dan teman. Jadi lakukanlah hal yang bermanfaat dan dapat menguntungkan diri kita sendiri.”Ucapnya

Kholidi Assadil Alam yang juga pemeran Utama dalam Film Ketika Cinta Bertasbih Menambahkan “Muslim dan muslimah itu harus mewujudkan karakter yang sebenarnya, bisa jadi melalui pakaian maupun melalui sikap dan perilaku terutama prinsip dalam hidup kita.” Ujarnya. (hm/Sy)

Peserta Festival Muslimah

Humas IAIN Batusangkar, Institut Agama Islam Negeri Batusangkar  melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni menggelar Festival  Baju Muslim Muslimah diikuti oleh Lembaga Selingkup IAIN Batusangkar Rabu ( 27/04-16).

Kegiatan ini dalam rangka memperingati hari Ibu R.A Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April yang silam, ajang ini tidak saja mencari wanita cantik / manis di wajah tapi mencari sosok wanita dengan wawasan luas berakhak mulia, fastifal ini dengan tema “ Melalui Fastifal Baju Muslim dan Muslimah kita wujudkan generasi intelektual yang Islami”

Kegiatan yang dihadiri oleh Pimpinan IAIN Batusangkar diwakili Kasubag Akama dan Alumni Yarman, M.Ag, Dewan Mahasiswa, Senat Mahasiswa dan Seluruh perwakilan Lembaga selingkup IAIN Batusnagkar.

Kata Sambutan Dari Pembina UKM Seni

Fastifal baju muslim muslimah ini bukan saja ajang yang menampilkan paras wajah dan busana yang bagus tapi mengedepankan bagaimana seorang mahasiswa mempunyai wawasan yang luas tentang bagaiman menjalankan dakhwah melalui pakayan yang bisa menutup aurat seorang wanita yang tidak meninggakan dunia hari ini, yang pasti mengedepankan intelektual yang cerdas, yang disampaikan pembina UKM Seni Ibunda Yulneri, SS., M.Pd dalam sambutan nya.

Pimpinan IAIN Batusangkar yang diwakili oleh Kasubag Akama dan Alumni Yarman, M.Ag. menegaskan kepada seluruh mahasiswa, harapan beliau mahasiswa layak berpakaian yang islami dalam lingkungan Kampus IAIN Batusangkar dikatakan dalam sambutannya, dengan kita berpakain islami ke kampus maka kita terhindar dari berbagai kejelekan dan fitnah, melalui fastifal ini kita jadikan ajang bagaimana mahasiwa IAIN Batusangkar memperlihatkan ditengah – tengah masyarakat kita patut di contoh tauladan sebagai kita seoarang mahasiswa Perguruan Tinggi Islam yang Modren.

Acara Pembukaan Festival Muslimah

"cantik bukan harus membuka aurat, dan berdakwah bukan hanya berpidato di atas mimbar”. Yang disampaikan oleh dewan mahasiswa dalam sambutanya, sementara itu ketua Panitia Festifal menyampaikan dalam acara yang diselenggarakan oleh UKM Seni ajang dinama mencari bagat-bagat yang nantinya akan bisa kita libatkan dalam pemilihan Uda Uni di berbagai kabupten/Kota di Sumatera Barat.(hm/Dn)

Foto Nakoba 1

Humas_IAIN Batusangkar,Penyalahgunaan narkoba dan Pekat (Penyakit Masyarakt) bukan hal baru bagi kita insan manusia. Tidak mudah mengurai permasalahan penyalahgunaan narkoba, selalu ada modus baru dan penyalahguna baru. Belum lagi pemberitaan di media cetak maupun elektronik bahkan online setiap hari bahkan dalam hitungan menit, berita demi berita tersiarkan di seluruh penjuru tanah air ini tentang penyalahgunaan narkoba yang dilakukan oleh berbagai kalangan. Mulai dari anak, remaja sampai orang tua, yang melibatkan berbagai profesi, sedang terlibat persoalan narkoba serta telah menjadi korban, tidak pernah selesai.

Hal diatas disampaikan lansung oleh Pimpinan IAIN Batusangkar Dr.H.Kasmuri, MA, Kondisi di atas tidak mungkin terjadi secara mendadak. Tentu ada banyak aspek yang terlibat dan mendahuluinya. Begitu pula yang terjadi di kampus, tantangan penyalahgunaan narkoba dan penyakit masyarakat di kalangan Civitas Akademika begitu besar. “Saya sangat khawatir sekali, seandainya kita termasuk kepada golongan tersebut” Ujarnya.

Foto Narkoba 2

Berkaitan hal tersebut, Tak heran para pelajar dan Mahasiswa banyak menyumbang Penyalahguna Narkoba. Untuk itulah, kita sebagai Institusi Agama Islam Negeri harus "bangun" dalam melawan Narkoba dan penyakit masyarakat, jangan biarkan masa depan yang indah akan hancur karena Penyalahgunaan Narkoba dan Pekat.” Harap Pimpinan IAIN Batusangkar di dampinggi Wakil Pimpinan Bidang Akademik dan pengembangan Lembaga Dra. Desmita,M.Si. Bidang Adminitrasi Umum, perencanaan dan keuangan Dr.Marjoni Imamora,M.SC. Wakil Pimpinan Bidang kemahasiswaan dan kerjasama Dr.Rizal, M.Ag dan Kabag AUAK Drs.H. Yasrizal, MA

Lebih Lanjut, Ia mengatakan agar kita semua bisa menjadi Intel kampus. Apabila ada teman-teman kita teleh menyeleweng kepada perbuatan yang merusak seperti penyalahgunaan Narkoba dan penyakit masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kampus. Supaya pihak kampus bisa membinanya dengan baik.

Selain itu, Marilah kita bersama-sama dalam mewujudkan kampus yang islami menuju work class university dengan mengadakan berbagai kegiatan islami seperti yang telah kita jalani yakni bagi seluruh pegawai IAIN sebelum bekerja agar bisa membaca ayat suci Al-Quran sehingga pekerjaan dan rezeki yang diperoleh menjadi berkah. Inilah salah satu cara kita, sebagai Perguruan Tinggi Islam dalam mengatasi penyakit masyarakat. “Ayo bersama-sama kita bertekad untuk semangat jangan sampai dikampus kita ini adanya penyakit masyarakat yang namanya penyalahgunaan narkoba” Tegasnya.

Foto Narkoba 3

Sementara itu, Yarman, S.Ag, MA selaku ketua penyelenggara deklarasi Anti Narkoba dan Pekat di IAIN Batusangkar menyampaikan agar seluruh peserta deklarasi yang diutus masing-masing unit kegiatan mahasiswa dapat mensukseskan kegiatan deklarasi ini dan mengikuti Pawai keliling Kota Batusangka. Di ikuti lansung bersama dengan Bupati Tanah Datar, Wakil Bupati, Dinas terkait se-Kabupaten Tanah Datar tepatnya di lapangan cindua mato (2/4). Selanjutnya, kepada seluruh UKM se-Lingkup IAIN Batusangkar agar menyatakan sikap perang terhadap Narkoba Dan penyakit manyarakat dengan bukti penanda tanganan deklarasi di Spanduk yang telah di sediakan, sesuai dengan UKM masing-masing. (Hm/Sy)