SELAMAT KEPADA WISUDAWAN/TI SEMOGA ILMU YANG DIPEROLEH BERGUNA BAGI AGAMA,NUSA, DAN BANGSA

Kunjungan Malaysia Kelantan 1

Humas_IAIN Batusangkar,Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar menjadi perguruan tinggi favorit bagi pelajar Wanita terbaik dari Kerajaan Kelantan. Rombongan disambut lansung oleh Pimpinan IAIN Batusangkar Dr.H.Kasmuri, MA melalui Wakil Pimpinan Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga Dra. Desmita,M.Si, Wakil Pimpinan Bidang Adminitrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan Dr. Marjoni Imamora, M.Sc, Wakil Pimpinan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. Rizal MA beserta Dharma wanita IAIN Batusangkar di Ruang Auditorium IAIN Batusangkar.

Dikatakan Wakil Pimpinan Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga Desmita, selamat datang kepada YB Hajjah Mumtaz Md Nawi serta Pelajar Pusat Pembangunan Wanita Kelantan (PPWK) Terbaik di IAIN Batusangkar. Semoga Silaturrahmi dan diskusi nantinya bisa saling bertukar pikiran. selain itu, di IAIN kami juga memiliki Kelompok Dharma wanita dan kegiatan ekstrakulikuler bagi mahasiswa seperti manjahit, menyulam dan kelompok studi tentang kajian kewanitaan menurut islam” tegasnya

Kunjungan Malaysia Kelantan 2

Sementara itu, Ketua Dharma wanita (DW) IAIN Batusangkar Ros Kamuri menyampaikan terima kasih kepada Puan-puan dari malaysia yang berkunjung di IAIN. Ia menjelaskan sekilas tetang Dharma wanita IAIN. “Di DW kami juga memiliki beberapa kegiatan kewanitaan seperti menjahit dll, serta mendatangkan narasumber untuk saling berdiskusi, yang mengkaji tentang peran dan tanggung jawab wanita dalam islam dan kajian-kajian islam lainnya.” Ujarnya

Lebih lanjut, YB Hajjah Mumtaz Md Nawi, Exco Kerajaan Negeri Kelantan selaku ketua Rombongan PPWK Malaysia mengatakan kami tidak menyangka sambutan yang bergitu hangat dari seluruh civitas akademika IAIN Batusangkar. Selain itu, daya tarik tersendiri di IAIN Batusangkar juga ada kelompok Dharma Wanitanya serta menyediakan kegiatann ekstrakulikuler pada mahasiswa yang berminat dalam dunia menjahit, menyulam dll” jelas YB Hajjah Mumtaz Md Nawi.

Kunjungan Malaysia Kelantan 3

YB Hajjah Mumtaz Md Nawi berharap semoga dengan kunjungan kami hari ini ke IAIN Batusangkar dapat mempererat Silaturrahmi. Ia menjelaskan sekilas profil singkat mengenai Pelajar Pusat Pembangunan Wanita Kelantan (PPWK) Terbaik Malaysia dan dilanjutkan dengan acara dialog” ucap Hajjah Mumtaz saat menutup sambutannya. (hms/sri)

Amin abdullah 1

Program Pascasarjana STAIN Batusangkar hadirkan para pakar Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) melalui seminar Nasional, dengan tema “Kurikulum Integratif Berbasis KKNI Bidang Studi Keislamam Pada Pendidikan Menengah Dan Tinggi (Kajian Filosofis dan Implementatif Kurikulum 2013 dan Kurikulum PTKI)”.

KKNI menuntut proses pendidikan Perguruan Tinggi Islam untuk menginternalisasikan dan mengakumulasikan ilmu pengetahuan (science), pengetahuan (knowledge), pengetahuan praktis (know-how), keterampilan (skills), afeksi (affection), kompetensi (competency) bagi mahasiswanya.

Dikatakan Ketua STAIN Batusangkar di dampinggi Waket Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga Desmita menyebutkan KKNI memberikan arahan konkrit bagi STAIN Batusangkar untuk membangun kurikulum yang semakin mengantarkan mahasiswanya untuk mempunyai kompetensi yang unggul dan berdaya saing dalam dunia kerja sekaligus memiliki integritas pribadi yang mumpuni.

Amin abdullah 2

Lebih lanjut, ia menjelaskan sesuai dengan Peraturan Presiden no.8 Tahun 2012, tentang Pengembangan Kurikulum Pendidikan Tinggi berbasis kompetensi mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), ialah kerangka penjejangan kualifikasi kompetensi yang dapat menyandingkan, menyetarakan,dan mengintegrasikan antara bidang pendidikan dan bidang pelatihan kerja serta pengalaman kerja dalam rangka pemberian pengakuan kompetensi kerja sesuai dengan struktur pekerjaan di berbagai sektor. Perwujudan mutu dan jati diri bangsa Indonesia terkait dengan sistem pendidikan dan pelatihan serta program peningkatan SDM secara nasional.

Seminar pengembangan kurikulum ini merupakan kegiatan yang efektif. Agar semakin menguatkan komitmen civitas akademika STAIN Batusangkar dan menghasilkan rencana tindak lanjut terhadap kurikulum yang berlandaskan KKNI.

Sementara itu, Direktur Pascasarjana STAIN Batusangkar Dr. H.Syukri Iska, M.Ag menyampaikan seminar nasional yang berbasis KKNI ini bertujuan agar menemukan arah dan konsep yang konkrit dalam pengembangan kurikulum Program Studi Pascasarjana STAIN Batusangkar yang terinternalisasi, integratif, dan interkonektif menuju Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

Amin abdullah 3

Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) adalah salah satu rujukan nasional untuk meningkatkan mutu dan daya saing bangsa Indonesia di sektor sumber daya manusia. Oleh sebab itu, “Pascasarjana STAIN Batusangkar melalui seminar Nasional ini dan mengundang Para Dosen, Mahasiswa Pascasarjana,Sarjana dan guru se-Kabupaten Tanah Datar untuk membahas nantinya kurikulum yang berbasis KKNI, sehingga kita bisa meningkatkan mutu dan daya saing bangsa Indonesia di sektor daya manusia.” Tegas Syukri Iska.

Para pakar yang hadir pada Seminar Nasional yakni Prof. Dr. Amin Abdullah,M.A membahas tentang “Kajian Filosofis Kurikulum Integratif Berbasis KKNI” dan Prof.Dr.Sutrisno,M.Ag mengkaji “Format Kurikulum Integratif berbasis KKNI (Setting Kurikulum 2013 dan Kurikulum PTKIN)”

Lulusan STAIN Batusangkar tidak hanya akan menghadapi tantangan-tantangan perubahan sosial yang memerlukan kecerdasan tentang nilai-nilai yang bersumber dari ilmu-ilmu keislaman dan ke Indonesiaan, tetapi juga tantangan-tantangan ekonomi yang menuntut mahasiswa untuk mempunyai kecakapan professional yang unggul yang diperlukan oleh pasar kerja.

Fasli Djalal 1

Batusangkar, Demi meningkatkan kinerja Perguruan Tinggi Islam, STAIN Batusangkar terus jalin silaturrahim dengan salah seorangMantan Wakil Menteri Pendidikan Nasional (BKKBN) Prof. Dr. Fasli Jalal, Ph.D.Silaturrahim ini ditandai dengan adanya diskusi bersama Fasli Jalal terkait alih status dan meningkatkan kinerja segenap Pimpinan dan civitas akademika STAIN Batusangkar ke depannya.

Ketua STAIN Batusangkar Dr.H.Kasmuri,M.A menyebutkan kami berharap dengan adanya diskusi bersama Prof. Dr. Fasli Jalal, Ph.D. nanti, kita dapat mengali dan mencari solusi terkait perubahan alih status ke arah yang lebih maju dan sitem kerja segenap pimpinan, dosen dan karyawan STAIN Batusangkar ke depannya.

Diskusi melibatkan sejumlah dosen dan karyawan Civitas Akademika STAIN Batusangkar. Secara khusus, Kasmuri menambahkan diskusi ini bertujuan menggali dan mencari solusi berbagai persoalan perguruan tinggi islam di Indonesia terutama di STAIN Batusangkar, yang akan difokuskan pada perbincangan tentang Rancangan sitem kinerja dosen, karyawan dan seluruh civitas akademika setelah terlaksananya alih status menjadi IAIN, tidak cukup sampai di situ saja. Tapi bagaimana kita berpikir inovatif dan bergerak maju ke depannya untuk menjadi UIN Batusangkar. Demi mewujudkan dan mendukung tujuan ideal pengembangan pendidikan tinggi serta menjawab tantangan pendidikan tinggi Indonesia pada masa depan

Fasli Djalal 2

Meyda Syafira 1

STAIN Batusangkar, Artis Meyda Safira yang terkenal di kalangan selebritis dan juga penulis hadir di STAIN Batusangkar, memberikan motivasi bagi mahasiswa dalam acara Talk Show muslimah yang diangkatkan Lembaga Dakwah Kampus Ruhul Jadid STAIN Kampus.

Talk show Muslimah ini menjadi momen bagi mahasiswi STAIN Batusangkar sehingga dapat belajar menjadi sosok yang cantik luar-dalam. Sesuai dengan tema yang di usungUnggul Intelektual, Anggun Spiritual menjadi muslimah ideal dan profesional”

Dikatakan, Ketua STAIN Batusangkar Kasmuri melalui Wakil Ketua Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga Desmita menyebutkan selamat datang Meyda Safira di kampus Mini kami STAIN Batusangkar. Ia berharap kepada seluruh muslimah Mahasiswa STAIN Bausangkar agar menjadi figur yang cantik luar-dalam, maksudnya seorang muslimah tidak hanya dinilai dari penampilan dan akhlaknya, tetapi juga wawasannya. “sehingga kita bisa menjadi sosok yang Unggul Intelektual, Anggun Spiritual menjadi muslimah ideal dan profesional” Tegas Desmita, di Batusangkar.

Meyda Syafira 2

Lebih lanjut, Elvina Yeti selaku pembina lembaga dakwah kampus menyampaikan kita semua berharap dengan adanya talk show yang di sampaikan oleh motivator islami kita Meyda Safira nanti, bisa memberikan motivasi kepada kita semua bagaimana menjadi seorang publik figur yang unggul, ideal dan profesional serta membangkitkan semangat kita yang berkiprah di dunia luar sebagai seorang muslimah.

Sementara itu, Meyda Safira yang sebagaiseorang aktris dan motivator islami yang sudah membintangi berbagai film yakni Ketika Cinta Bertasbih 1 dan 2, Cinta Suci Zahrana, Dalam Mihrab Cinta dan sinetron Ketika Cinta Bertasbih Series TV. Wanita yang terkenal dengan peran Husna pada film Ketika Cinta Bertasbih ini tampil anggun berbusana muslimah saat menjadi Pembicara Talk Show di STAIN Batusangkar.

Meyda Syafira 3

Meyda dalam talk show menyampaikan muslimah harus rajin membaca, muslimah harus cerdas sehingga melahirkan generasi-generasi unggul Inteketual, anggun spiritual dan menjadi muslimah ideal dan profesional, Meyda juga menyinggung tentang pentingnya keseimbangan antara ilmu dan iman, "Ilmu tanpa iman atau sebaliknya iman tanpa ilmu. Keduanya tidak akan berguna" Tuturnya saat berbicara dihadapan sekitar Ratusan muslimah yang hadir di Auditorium STAIN Batusangkar.(Humas/Sy)

louisdown1

“Tingkatkan Kepedulian dan Kesehatan Mental kepada Masyarakat Indonesia”

STAIN Batusangkar datangkan guru besar University California melalui kegiatan Stadium General Dan Workshop. Kegiatan yang diselenggarakan lansung oleh Program Studi Bimbingan dan Konseling mengusung tema “Building the sinsitivity of civitas akademika of STAIN Batusangkar towards disaster potential & the improvement of society Mental Health in Indonesia” dengan speaker Prof.Louis Downs,Ph.D (University California at Davis School of HS.US) dan Interpreter Dr.Suswati Hendriani, M.Pd.,M.Pd (STAIN Batusangkar Indonesia)

Dikatakan, Ketua STAIN Batusangkar Kasmuri melalui Wakil Ketua Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga Desmita menyebutkan selamat datang kepada Profesor di Indonesia, tepatnya di kampus mini kami STAIN Batusangkar. Kita berharap Stadium General hari ini adalah yang terakhir untuk nama STAIN Batusangkar, untuk selanjutnya ialah Stadium General IAIN Batusangkar.

louisdown2

Dia menambahkan Stadium General Dan Workshop yang akan disampaikan oleh Prof.Louis Downs,Ph.D terkait dengan bagaimana membangun rasa kepedulian dan meningkatkan kesehatan mental kepada Masyarakat Indonesia. Kita sebagai Insan Akademika Perguruan Tinggi Islam harus peka dan peduli bahwa pentingnya kesehatan mental bagi masyarakat terutama di lingkungan kita sendiri.

Sementara itu, ketua Program Studi Bimbingan dan Konseling Dasril menyampaikan kegiatan Stadium General dan Workshop ini sudah dua kali kita melaksanakannya dan mendatangkan pemateri dari luar negeri. Pertama dari Negeri Jiran Malaysia dan untuk hari ini dari University California. Semoga kegiatan seperti ini bisa meningkatkan akreditasi pogram studi kita Bimbingan dan Konseling. Kepada seluruh Mahasiswa Bimbingan dan Konseling agar dapat mengikuti Stadium General dan Workshop dengan sebaiknya. Sehingga dapat menambah wawasan dan pengetahuan saudara betapa pentingnya kesehatan mental di tengah masyarakat indonesia tepatnya di lingkungan keluarga kita sendiri.

louisdown3

Lebih lanjut, dalam penyampaian materi oleh Prof. Louis Downs,Ph.D, ia sangat senang datang ke STAIN Batusangkar, selain bisa menyampaikan materi, ia juga bisa saling bertukar pengetahuan dan wawasan dengan seluruh civitas akademika STAIN Batusangkar. Terkait dengan kesehatan mental, “saat ini masyarakat indonesia sangat Komplit dengan bencana yang secara tidak langsung menganggu kesehatan mental. Hal ini tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan saja, namun kehidupan sehari-hari seperti meningkatnya angka kriminalitas, angka perceraian, angka kekerasan pada anak-anak, angka pengangguran dll” Tegasnya