SELAMAT KEPADA WISUDAWAN/TI SEMOGA ILMU YANG DIPEROLEH BERGUNA BAGI AGAMA,NUSA, DAN BANGSA
 
rekrutmendosen2
 
PENGUMUMAN
Nomor: B- 671/In.27/R.II/KP.00/11 /2017
Tentang
Hasil Seleksi Dosen Tetap Bukan Pegawai Negeri Sipil Tahap II
Institut Agama Islam Negeri Batusangkar Tahun 2017
 
A. Dasar
  1. Peraturan Menteri Agama Nomor 3 Tahun 2016 tentang Pengangkatan Dosen Tetap Bukan Pegawai Negeri Sipil PTKN dan Dosen Tetap PTKS.
  2. Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Nomor: 844/2016 tentang Pedoman tata cara Pengangkatan Dosen Tetap Bukan Pegawai Negeri Sipil Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri.
  3. Surat Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Nomor: 43377/DJ.I/KP.07.6/08/2017 Perihal Persetujuan Pengangkatan Dosen Tetap Bukan Pegawai Negeri Sipil pada IAIN Batusangkar Tahap II.
 
B. Isi 
1. Peserta yang dinyatakan lulus seleksi Dosen Tetap Bukan Pegawai Negeri Sipil Tahap II pada Institut Agama Islam Negeri Batusangkar Tahun 2017 sebagaimana terlampir.
2. Pemberkasan 
  • Daftar Riwayat Hidup (DRH).
  • Pasfoto berwarna ukuran 4 X 6 sebanyak 4 lembar.
  • Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
  • Surat Keterangan Dokter Rumah Sakit Pemerintah tentang Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani serta Keterangan Bebas Narkoba. 
  • Surat Pernyataan tidak pernah dijatuhi/sedang menjalani hukuman penjara/kurungan atau tersangkut kasus tindak pidana atau perdata bermaterai Rp. 6000,- (enam ribu).
  • Surat pernyataan tidak memiliki afiliasi dana atau menjadi anggota partai politik serta tidak pernah menjadi anggota legislatif dari partai politik bermaterai Rp. 6000,- (enam ribu).
  • Surat pernyataan bersedia mematuhi peraturan yang berlaku di Institut Agama Islam Negeri Batusangkar bermaterai Rp. 6000,- (enam ribu).
  • Surat pernyataan tidak menuntut untuk diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara/PNS pada IAIN Batusangkar bermaterai Rp. 6000,- (enam ribu).
  • Surat kesediaan melepas Homebase dosen dari Perguruan Tinggi asal (bagi yang sudah memiliki NIDN).
  • Fotokopi Surat Keterangan pengalaman mengajar di Perguruan Tinggi (jika ada).
3. Menyerahkan berkas dan dokumen pendukung (sebagaimana pada poin 2 diatas), kepada Panitia Pengadaan Dosen Tetap Bukan Pegawai Negeri Sipil Institut Agama Islam Negeri Batusangkar pada:
Tanggal : 20 -  30 Nopember 2017 (jam kerja)
Alamat : Sub Bagian Organisasi, Kepegawaian, dan Penyusunan Peraturan 
                            IAIN Batusangkar.
                            Jln Sudirman No. 137 Kuburajo Limakaum Batusangkar
 
Batusangkar, 16 Nopember 2017
An. Rektor,
Wakil Rektor Bidang AUPK
 
dto.
Dr. Marjoni Imamora, M.Sc.
 
 
Lampiran : Peserta Lulus Seleksi Dosen Tetap Bukan PNS IAIN Batusangkar Tahap II (Download)

 

Hasil SKD CPNS Kemenag 2017

Batusangkar.

    Kementerian Agama Republik Indonesia pada hari ini (Kamis, 16 November 2017) mengumumkan hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Tahun 2017 yang telah dilaksanakan pada waktu sebelumnya. Info resmi terkait kelulusan nasional secara resmi dapat dilihat pada link berikut : Pengumuman Hasil SKD CPNS Kemenag Tahun 2017.
Berikutnya kami sampaikan Peserta Lulus Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS beserta Jadwal pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) untuk Satuan Kerja IAIN Batusangkar :
Peserta SKB CPNS 2017
Hal-hal yang harus diperhatikan Peserta Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) :
  1. Peserta hadir 60 menit sebelum pelaksanaan ujian SKB dimulai. Peserta yang tidak hadir dan/atau tidak mampu mengikuti ujian SKB dinyatakan tidak lulus.
  2. Peserta wajib mengisi daftar hadir yang telah disiapkan oleh panitia.
  3. Peserta wajib membawa : (a).Print out kartu peserta ujian. (b).KTP Asli/ Kartu Keluarga / Surat keterangan Pengganti Identitas yang telah disahkan oleh pejabat yang berwenang yang mencantumkan NIK sesuai dengan yang terdaftar di SSCN. (c).Karya tulis yang pernah/ belum dipublikasikan di media cetak / elektronik baik lokal, nasional maupun internasional.
  4. Peserta harus sesuai dengan foto yang ada di kartu peserta yang telah disahkan oleh panitia ujian.
  5. Peserta yang tidak sesuai identitasnya dengan data yang terdapat pada kartu ujian, tidak diperbolehkan mengikuti ujian.
  6. Peserta menggunakan pakaian yang rapih dan sopan (bagi pria menggunakan kemeja putih dan celana gelap, wanita menyesuaikan).
  7. Keputusan panitia bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
  8. Kelalaian dalam membaca dan memahami pengumuman menjadi tanggung jawab peserta.
  9. Jika ada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dalam motif apapun, maka hal tersebut adalah penipuan dan diluar tanggung jawab panitia.

Ttd,
Panitia Seleksi.
 

DSC 0124

IAIN Batusangkar, 10/11-17 Kapolres Tanah Datar membacakan amanat Rektor IAIN Batusangkar pada upacara Peringatan Hari Pahlawan di Lapangan IAIN Batusangkar sebagai inspektur upacara.

Saat membacakan sambutan Rektor, para peserta upacara diajak untuk mengenang para pendahulu, pahlawan, perintis kemerdekaan, dan pendiri Republik Indonesia. Sebab karena perjuangan mereka, bangsa Indonesia bisa menikmati hidup sebagai bangsa yang merdeka.

"Mengenang para pendahulu kita, pahlawan dan perintis kemerdekaan, para pendiri republik Indonesia, mereka dengan segenap pemikiran, tindakan dan gerakan perjuangan kolektif yang mereka lakukan," kata Kapolres.

DSC 0134

Dalam sambutan itu, Kaporles juga mengatakan bahwa seperti amanat Bung Karno, bangsa Indonesia harus menghormati jasa pahlawannya. Tanpa pengorbanan dan perjuangan para pahlawan dan perintis kemerdekaan, tidak akan ada gagasan besar untuk mendirikan sebuah negara yang bernama Republik Indonesia.

Uapacara Peringatan Hari Pahlawan kali ini yang berlansung hikmat di komandoi Resimen mahasiswa IAIN Batusangkar, dengan peserta upacara Mahasiswa IAIN Batusangkar, Damkar Kab. Tanah Datar, dan Siswa MAN 2 Batusangkar.

Upacara dalam rangka memperingati hari pahlawan ini dihadiri jajaran IAIN Batusangkar, kapolres Tanah Datar, DISHUB Tanah Datar, Dinas Damkar dan Koramil Lima kaum. (dn/hm)

foto moe fuad1

Jakarta Selasa, 14/11-17. Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar kembali melakukan berbagai usaha dalam rangka meningkatkan kualitasnya Diantaranya adalah masuk menjadi anggota Asosiasi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (ASKOPIS) Indonesia dan sekaligus melakukan MoE untuk menunjang kegiatan2 pada Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) pada FUAD IAIN Batusangkar.

ASKOPIS sendiri didirikan pada 31 Agustus 2016 dengan latar belakang banyak UIN/IAIN dan PTKIN/PTKIS Se-Indonesia yang memiliki Jurusan KPI, adanya kebutuhan sebuah asosiasi profesi atau wadah yang mengoordinasikan seluruh sumberdaya yang ada di Jurusan KPI dalam skala nasional, dan kebutuhan akan adanya institusi yang mendedikasikan perhatiannya pada upaya memfasilitasi dan mengordinasikan Jurusan KPI Se-Indonesia dalam pengembangan keilmuan, profesi.

Dengan masuknya KPI FUAD IAIN Batusangkar sebagai anggota ASKOPIS banyak manfaat yang akan diperoleh di antaranya adalah untuk peningkatan kualitas kurikulum program studi. Manfaat lain adalah semakin berkembangnya jalinan kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi baik yang negeri maupun swasta khususnya di program studi KPI. Selain itu profil lulusan dari Prodi KPI diharapkan akan mampu dan bersaing dengan lulusan dari prodi ilmu komunikasi.

Foto moe fuad

Acara kongres Nasional Asosiasi Komunikasi Penyiaran Islam (ASKOPIS) diselenggarakan di Hotel Sofyan Betawi Jakarta selama dua hari 14-15 Novemeber, yang mengambil Tema “Komunikasi Islam dan Daya Tahan Kemendirian Bangsa, Persektif Konumikasi, Keindonesiaan dan Keislaman” dihadiri langsung Mentri Ketenagajejaan dan mentri pemuda dan olah raga, dalam acara tersebut IAIN Batusangkar diwakili Wadek I FUAD Dr. Irman, M.Pd, Kajur KPI Zulkifli, S.Ag., M.HI dan Ibu Gustina, M.Pd. (Dewan Pengurus pusat Askopis)

Dalam diwaktu yang sama Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar, Melakukan Kerjasama dengan Asosiasi Komunikasi Penyiaran Islam (ASKOPIS) tertuang dalam MoE, di tantangani lansung oleh dewan pakar ASKOPIS Bapak Dr. Gun Gun Heryanto, M.Si. (Pengamat komunikasi politik).(dn/hm)

 

4

IAIN Batusangkar, Rizal Ramli mendorong IAIN Batusangkar menjadi Universitas. Hal itu ia sampaikan saat memberikan kuliah umum kepada ratusan mahasiswa IAIN di kampus Lima Kaum, Batusangkar, Senin (6/11).
Menurutnya, untuk menjadi sebuah Universitas, IAIN Batusangkar sudah memenuhi persyaratan dan sudah layak untuk menuju sebuah lembaga pendidikan tinggi Islam yang berkualitas dan bermutu tinggi.

Acara yang langsung dibuka oleh Rektor IAIN Batusangkar yang diwakili oleh Wakil Rektor I Dra. Desmita, M.Si, menyebutkan terima kasih kepada Bapak Dr. Rizal Ramli berkenan memberikan kuliah umum di hadapan Civitas IAIN Batusangkar, dengan memnyonsong tema “ Peluang dan Tantangan Ekonomi Islam Indonesia Dalam Konstelasi Politik Ekonomi”

Desmita menyampaikan "Saat ini mahasiswa yang kuliah di IAIN Batusangkar sebanyak delapan ribuan, kalau mereka membelanjakan uang sebanyak Rp.30 ribu rupiah sehari, sudah Rp.21 juta sehari, sebulannya mencapai Rp.630 juta, coba kalau setahun akan mencapai Rp.7,5 miliar lebih," ujar desmita.

6

Mendengar pemaparan wakil Rektor, Rizal Ramli mendukung kampus menjadi sebuah Universitas yang diperhitungkan di Sumatera Barat maupun di Indonesia, tidak perlu menunggu lima tahun, saya tantang manajemen kampus ini untuk beberapa tahun depan sudah Universitas, saya akan mendukung sepenuhnya," kata Rizal Ramli yang merupakan salah satu pakar ekonomi di Indonesia.
Dikatakan, Tanah Datar sudah sangat layak menjadi sebuah kota pendidikan, ini sangat didukung oleh udara kota yang sangat sejuk, tidak panas seperti kota lain di Indonesia, ini akan sangat baik bagi mahasiswa untuk menimba ilmu di Batusangkar, ujarnya.
"Kota Bandung, Kota Malang contohnya yang berhawa sejuk, sehingga menjadikan daerah tersebut sebagai kota tujuan untuk menimba ilmu pendidikan," katanya.
Disamping sebagai kota pendidikan, tentu daerah yang banyak Universitasnya, secara ekonomi daerah tersebut akan meningkat secara signifikan, seperti yang terjadi saat sekarang ini di Kota Budaya ini, sebut Rozal Ramli.

Selain itu Rizal Ramli, juga mendorong mahasiswa IAIN Batusangkar untuk terus giat menuntut ilmu, agar Indonesia bisa menatap dunia dengan ilmu, jika manusia hidup dengan ilmu akan memberi kesejateraan terhadap diri, keluarga dan daerahnya.

Rizal Ramli juga menyinggung tentang lemahnya perekonomian indonesia dibandingkan dengan negara-negara tetangga dan negara di dunia. "Kita padahal negara terbesar kelima di dunia, tetapi perekonomian kita jauh tertinggal, jika indonesia ingin ekonominya maju mesti meninggalkan tiga hal yaitu memberantas korupsi, memberdayakan generasi muda dan meninggalkan atau mengurangi sistem permodalan melalui bank dunia, saat ini anggaran negara tersodot oleh tiga hal, pertama untuk membayar hutang, untuk anggaran pendidikan yang mencapai Rp200 triliun pertahun dan ketiga baru untuk pembangunan infrastruktur," ujarnya. (dn/hm)