BATUSANGKAR INTERNATIONAL CONFERENCE 2ND, THEME " ISLAMIC ECONOMIC DEVELOPMENT: OPPORTUNITIES AND CHALLENGES IN GLOBAL ECONOMIC COMPETITION", OCTOBER 14-15, 2017
CLICK HERE FOR MORE INFORMATION...

SELAMAT KEPADA WISUDAWAN/TI SEMOGA ILMU YANG DIPEROLEH BERGUNA BAGI AGAMA,NUSA, DAN BANGSA

hki malin2

 

 

 

Batusangkar,  Desember 2016.  Menjelang satu tahun peringatan hari jadi IAIN Batusangkar pada tgl 21 Desember 2016 nanti sebuah prestasi gemilang kembali diperoleh oleh tiga orang Dosen IAIN Batusangkar.  Prestasi tersebut adalah diterbitkannya SK Hak Kekayaan Intelektual (HKI) atas buku dan karya tulis dari Kementerian Hukum dan HAM RI. 

Karya pertama yang memperoleh HKI adalah atas nama Irwan, M.Pd tentang buku Teknik Pasambahan Adat Minangkabau yang sudah terjual lebih dari 5000 eksemplar.  Buku ini adalah naskah pasambahan adat Minangkabau yang disalin dari naskah kuno yang ada di Pariangan yang sudah berumur ratusan bahkan ada yang sudah ribuan tahun.  HKI yang kedua adalah atas nama Suswati Hendriani & Yulnetri atas karya tulis di bidang pengajaran bahasa Inggris.  Kedua karya ini adalah merupakan invention atau temuan baru yang belum pernah ada sebelumnya. Karya ini sudah diujicoba di beberapa sekolah dan ternyata efektif sehingga pihak Kemenkumham RI tidak segan-segan menghargai keduanya dengan sertifikat HKI dengan nomor pencatatan 00975 dan 00579 yang merupakan pengakuan mahakarya intelektual untuk para akademisi.

Pimpinan IAIN Batusangkar sebagaimana yang dikonfirmasi melalui Humas IAIN Batusangkar dengan sangat senang hati mengapresiasi prestasi ini.  “Karya-karya seperti inilah yang mesti dimunculkan lebih banyak lagi oleh dosen IAIN Batusangkar kedepan.  Insya Allah pihak kampus akan memberikan reward kepada yang bersangkutan” ungkap Rektor.  Prestasi ini hendaknya diharapkan menjadi motivasi bagi dosen yang lain untuk lebih banyak berkarya sehingga IAIN Batusangkar dilirik oleh banyak pihak, sambungnya.  Di sisi lain, sertifikat HKI ini jaga memiliki poin yang sangat tinggi untuk akreditasi lembaga maupun akreditasi jurusan. 

Ketika dikonfirmasi kepada Irwan, M.Pd sebagai salah seorang peraih HKI dia mengatakan bahwa di tahun berikutnya pihak kampus dapat memfasilitasi karya-karya dosen untuk didaftarkan ke Kemenkumham RI sehingga reputasi dosen IAIN Batusangkar semakin dikenal luas.  Dia juga berharap agar pada tahun 2017 ada target yang akan diperoleh oleh IAIN Batusangkar minimal 10 HKI dan paten dalam berbagai disiplin ilmu.

Khusus untuk karya pasambahan adat yang sudah dibukukan ini akan didaftarkan juga ke world memory di bawah badan PBB yaitu Unesco yang mengurusi bidang pendidikan dan kebudayaan agar dapat dilestarikan dan bisa dibaca sepanjang masa. Buku ini adalah naskah asli pasambahan adat Minangkabau dari Pariangan.

Dalam SK HKI itu disebutkan bahwa sertifikat pengakuan ini berlaku selama hidup pencipta dan terus berlangsung selama 70 (tujuh puluh) tahun setelah pencipta meninggal dunia, terhitung mulai tanggal 1 Januari tahun berikutnya.  Sungguh, sebuah penghargaan yang luar biasa.  Meskipun penulisnya tidak ada lagi di suatu saat nanti namun karya ini masih bisa dibaca dan dinikmati oleh orang yang masih hidup.   (CP/humasIAINBSK)