SELAMAT KEPADA WISUDAWAN/TI SEMOGA ILMU YANG DIPEROLEH BERGUNA BAGI AGAMA,NUSA, DAN BANGSA

Rektor IAIN Batusangkar Dr.H. Kasmuri M.A didampinggi Ketua Baznas Kabupaten Padang Pariaman Syamsuardi Surma S.Sos serahkan Beasiswa kepada salah satu Mahasiswa yang menerima Beasiswa Pendidikan

Humas_IAIN Batusangkar, Mahasiswa IAIN Batusangkar asal kabupaten Padang Pariaman terima bantuan dana pendidikan dari Badan Amil Zakat Nasional Padang Pariaman.

Sebanyak 42 orang mahasiswa asal Padang Pariaman Baznas Padang Pariaman memberikan bantuan pen­didikan kepada 42 mahasiswa dari keluarga miskin. Bantuan dengan total Rp 40.950.00 ini, diper­un­tukkan bagi mahasiswa asal Padang Pariaman.

Rektor IAIN Batusangkar Dr.H.Kasmuri, M.A menyebutkan terima kasih banyak kepada Pemko Padang Pariaman serta masyarakat yang telah mengeluarkan zakatnya, dan bisa disalurkan terutama untuk kepentingan pendidikan. “Semoga Baznas Padang Pariaman sukses selalu.” Ujarnya beberapa hari lalu, di Kampus IAIN Batusangkar

Kasmuri berpesan kepada mahasiswa penerima beasiswa untuk menggunakan dana ini sebaiknya dan belajarlah lebih baik lagi.

Sementara itu, Syamsuardi Surma,S.Sos selaku ketua Baznas Kabupaten Padang Pariaman mengatakan dengan adanya bantuan dari Badan Amil Zakat ini agar mahasiswa termotivasi untuk mencapai kesuksesannya di bidang pendidikan.

Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh mahasiswa. Sehingga dapat memberikan faedah yang baik terhadap masyarakat. “Gunakanlah dengan baik sebagai penunjang prestasi. Sehingga dapat bermanfaat bagi kemajuan daerah,” ungkapnya.

“Kami menitipkan anak-anak Kabupaten Padang Pariaman kepada Rektor, semoga anak-anak padang pariaman sukses dimasa yang akan datang” Harap ketua Baznas didampinggi wakil satu Bahar Firman dan Wakil dua Syafri, Tk.Imam Sutan sari Alam

Selain bantuan beasiswa, Baznas Padang Pariaman juga meng­alokasikan dana zakat untuk para mustahik, meliputi ban­tuan berobat untuk keluarga miskin, bantuan ekonomi produktifdan bantuan lainya demi kepentingan masyarakat. (Sri/humas)

ka biro3

Batusangkar, 10/10/ 2016, Akhirnya IAIN Batusangkar memiliki pejabat Esolon II yaitu Kepala Biro AUAK, jabatan ini diamanahkan oleh Menteri Agama RI kepada Drs. H. Yasrizal MA. Yang dilantik pada hari senin  10 Oktober 2016 di Jakarta. Rektor IAIN Batusangkar secara resmi telah memberikan ucapan selamat pada Yasrizal dan berpesan agar mampu meningkatkan kinerja tenaga kependidikan IAIN Batusangkar baik ASN dan Honorer untuk masa depan IAIN Batusangkar yang lebih baik.

Yasrizal sebelumnya menjabat Kabag AUAK STAIN Batusangkar dan KABAG AUAK IAIN Batusangkar, dan atas prestasi kerja yang dianggap cakap maka beliau ditunjuk oleh Menteri Agama RI untuk menjabat Kepal Biro AUAK IAIN Batusangkar.

Disamping itu Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin melantik 15 pejabat eselon II Pusat dan Daerah, yaitu: satu sekretaris direktorat, dua orang direktur, satu kepala pusat, delapan Kepala Kanwil Kemenag, dua Kepala Biro UIN/IAIN, dan satu Ketua STAIN. Seremonial pelantikan digelar di Operation Room, Gedung Kemenag, Lantai II, Jakarta.

Kepada pejabat yang dilantik, Menag mengingatkan bahwa tidak ada jabatan yang abadi karena sewaktu-waktu bisa berhenti atau diganti. "Tetapi karakter, sifat amanah, kejujuran, kebersahajaan, tanggung jawab dan akhlak mulia dari seorang pejabat, akan membekas dan dikenang," terang Menag, Senin (10/10)

"Jangan nodai jabatan yang tak kekal ini dengan kecurangan, kesewenang-wenangan terhadap bawahan atau rekan kerja. Berperilakulah amanah," tambahnya.

Menag meminta para pejabat yang dilantik segera beradaptasi dengan lingkungan barunya. Menurutnya, tidak boleh ada istilah masih baru, ketika seorang pejabat ditanya mengenai masalah yang menjadi tanggungjawabnya. Setiap pejabat harus memiliki leadership yang baik, selalu belajar, cermat dan mampu menggerakkan kinerja pelayanan organisasi secara berkualitas.

"Pemimpin tidak boleh mengalami sindrom rabun dekat atau rabun jauh dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab yang telah diamanatkan," imbuhnya.

Menag minta, setiap pejabat dapat membuat dan merumuskan program kerja berdasarkan skala prioritas di tengah keterbatasan anggaran, memaksimalkan keterlibatan pemangku kepentingan, serta dapat memproyeksikan dampak jangka pendek, menengah dan panjang setiap program.

"Pejabat harus menguasai substansi, urgensi dan konjungsi terkait dengan fungsi perumusan kebijakan, fungsi manajerial dan pelayanan birokrasi. Dalam arti, paham 'untuk apa' suatu program dan kegiatan diadakan, 'bagaimana' cara mengimplementasikan nya, 'pihak mana' yang harus terlibat dan dilibatkan, 'target apa' yang hendak dicapai, serta 'apa manfaatnya' bagi masyarakat," ujar Menag.

Berikut ini daftar nama 15 pejabat yang dilantik oleh Menag:
1. Dr Mastuki MAg, sebagai Kepala Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat, Setjen
2. Dr Imam Safei, sebagai Direktur Pendidikan Islam, Ditjen Pendis
3. Drs Supriyati, MPd, sebagai Direktur Urusan Pendidikan Agama Buddha, Ditjen Bimas Buddha
4. I Made Sutresna MA, sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Bimas Hindu

5. Drs Ahmad Supardi MA, sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Riau
6. Drs Bustasar MPd, sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu
7. Drs Farchani, MM sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah
8. Drs Noor Fahmi MM sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Selatan

9. H Suriyansah MPd, sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Utara
10. I Nyoman Lastra, MAg, sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Bali
11. HM Alfajri Jabidi MM, sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Sumatera Selatan
12. Drs HA Bazari, MPdI, sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Banten

13. Drs H Adnan MAg, Sebagai Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Kerja sama Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
14. Drs H Yasrizal, Sebagai Kepala Biro AUAK IAIN Batusangkar
15. Dr H Mohammad Kosim, MAg, Sebagai Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Pamekasan, Periode 2016-2020

Turut hadir dalam pelantikan ini, sejumlah pejabat eselon 1 dan 2 Kemenag pusat. Sekjen Kemenag Nur Syam dan Irjen M Jasin didapuk sebagai saksi. (Humas IAIN Batusangkar)

 

NOMOR: B- 06 /IN.27/PANPEL/PP.04/10/2016

                                                                                                                        4 OKTOBER 2016

 

            DIUMUMKAN KEPADA MAHASISWA YANG NAMANYA TERSEBUT DALAM LAMPIRAN PENGUMUMAN INI, BAHWA SAUDARA DINYATAKAN LULUS SELEKSI ADMINISTRASI PROGRAM BIDIKMISI IAIN BATUSANGKAR TAHUN 2016. UNTUK TAHAP SELEKSI SELANJUTNYA DIHARAPKAN KEHADIRAN SAUDARA MENGIKUTI TES WAWANCARA SESUAI DENGAN JADWAL YANG TELAH DITETAPKAN DALAM LAMPIRAN PENGUMUMAN INI. BAGI YANG TIDAK MENGIKUTI WAWANCARA SESUAI DENGAN JADWAL TERSEBUT DINYATAKAN MENGUNDURKAN DIRI.

       DEMIKIAN PENGUMUMAN INI DISAMPAIKAN, UNTUK DAPAT DILAKSANAKAN SEBAGAIMANA MESTINYA.

                                                                                                    

        PENANGGUNG JAWAB,

 

 

YARMAN, S.AG., MA

Lampiran 1 Pengumuman

Lampiran 2 Nama Peserta Tes Wawancara

 

 

Nomor: B- 07/In.27/Panpel/PP.04/10/2016

4 Oktober 2016

Diberitahukan kepada Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri Batusangkar yang namanya tercantum dalam lampiran pengumuman ini dinyatakan lulus seleksi administrasi. untuk tahap berikutnya Saudara diwajibkan mengikuti seleksi wawancara dan hafalan yang Insya Allah akan dilaksanakan pada:

Hari/Tanggal               : Sabtu, 8 Oktober 2016

Jam                             : 09.00 wib

Tempat                        : Ruangan Akama

Demikian pengumuman ini dibuat untuk dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya.

                                                                                                                           Penanggung jawab,

                

           Yarman, S.Ag., MA

Lampiran 1 Pengumuman Beasiswa Tahfiz

Lampiran 2 Nama-Nama Peserta tes Wawancara

 

   

 
20160928Rektor IAIN Batusangkar Dr. Kasmuri bersama Pembantu Rektor dan guru besar saat acara wisuda
 
Batusangkar, (Antara Sumbar) - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar mewisuda sebanyak 487 lulusan pada Wisuda Angkatan II 2016 sejak berubah status dari STAIN Batusangkar berdasarkan Peraturan Presiden nomor 147 tahun 2015 dan Peraturan Menteri Agama noor 21 tahun 2016 tentang organisasi dan tata kerja IAIN Batusangkar.
 
"Sebagai alumni, saudara sudah menjadi bagian dan sebagai duta yang akan membesarkan IAIN Batusangkar dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat dimana saudara berada," kata Rektor IAIN Batusangkar Dr. H. Kasmuri, MA pada acara wisuda di Auditorium IAIN Batusangkar, Rabu (28/9).
 
Rektor menyebut selama ini alumni IAIN Batusangkar telah memberikan warna, maka jangan lupakan dan banggalah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kampus ini.
 
"IAIN Batusangkar akan kehilangan warna tanpa alumninya yang ditakdirkan menjadi orang hebat, maka berfikir, bertindak, dan bercita-citalah yang hebat-hebat, sehingga IAIN Batusangkar akan tampak hebat di mata dunia," tutur Kasmuri.
 
Rektor menyatakan bahwa para wisudawan/ti akan menjadi sumber daya insani yang berkualitas.
"Gelar sarjana dan ilmu kesarjanaan yang sudah diperoleh ini bukanlah segalanya, ini baru awal dari sebuah perjalanan panjang untuk meraih masa depan. Gelar sarjana dan ilmunya, adalah ibarat kunci lemari, khazanah ilmu pengetahuan," katanya.
 
Rektor berharap para wisudawan/ti dapat memanfaatkan kunci itu dengan baik untuk membuka lemari khazanah yang akan membawa kesuksesan hidup baik di dunia maupun di akhirat.
 
“Dalam hidup ini, Nabi Muhammad SAW sudah memberikan teladan, empat sifat yang harus dimilki umatnya yaitu siddik, amanah, fathonah dan tabligh, dan menghindari tiga sifat yakni apabila berkata selalu dusta dan berbohong, apabila berjanji selalu mungkir, dan apabila dipercaya selalu khianat," kata Kasmuri.
 
Sementara, Sekretaris Daerah Tanah Datar Drs. Hardiman menyampaikan ucapan selamat kepada wisudawan/ti yang telah berhasil menamatkan kuliahnya dengan harapan ilmu yang diperoleh dapat digunakan meningkatan kesejahteraan dan membuat lapangan pekerjaan baru.
 
Ia mengajak para wisudawan/ti bekerjasama dengan pemerintah daerah dalam merumuskan permasalahan pendidikan sebagai modal utama memajukan masyarakat.
 
"Kepada seluruh mahasiswa dan keluarga besar IAIN Batusangkar untuk berperan menyukseskan pembangunan daerah," tuturnya.
 
Ketua Panitia Pelaksana Wisuda Dr. Irman, M.Pd mengatakan sebanyak 487 wisudawan/ti IAIN Batusangkar angkatan II ini berasal dari Program Pascasarjana (S2) sebanyak 25 orang, Program Sarjana (S1) 409 orang dan Diploma III 53 Orang.
 
Irman menjelaskan untuk Program Pascasarjana terdiri dari Bidang Studi Manajemen Pendidikan Islam 14 orang, Bidang Studi Hukum Ekonomi Syariah 4 orang dan Bidang Studi Pendidikan Agama Islam 7 orang.
 
Progam Sarjana (S1) terdiri dari, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan 301 orang, terbagi 10 jurusan yaitu Jurusan Pendidikan Agama Islam 37 orang, Jurusan Pendidikan Bahasa Arab 35 orang, Jurusan Manajemen Pendidikan Islam 11 orang, Jurusan Kependidikan/BK 10 orang, Jurusan Tadris Bahasa Inggris 45 orang, Jurusan Tadris Matematika 42 orang, Jurusan Biologi 33 orang, Jurusan Tadris Fisika 19 orang, Bimbingan Konseling 45 orang, dan Jurusan Pendidikan Guru Raudahtaul Athfal (PGRA) 24 Orang.
 
Fakultas Syariah meluluskan 16 orang terdiri dari Jurusan Ahwalul Syakhshiah 7 orang dan Jurusan Ekonomi Syariah 9 orang.
 
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam mewisuda 145 orang, terdiri dari Jurusan Perbankan Syariah 45 orang. Jurusan Akuntansi Syariah 32 orang, Jurusan Manajemen Informatika Diploma III 53 orang.
 
Sementara untuk Fakultas Usuluddin, Adab dan Dakwah sebagai fakultas termuda di IAIN Batusangkar saat ini belum melahirkan sarjana.
 
Selain itu, IAIN Batusangkar memutuskan 5 orang wisudawan terbaik berdasarkan Surat Keputusan Rektor nomor B/In.27/R/PP.00.9/09/2016 tanggal 22 September 2016 yakni Zainal Ridho (Program Studi Hukum Ekonomi Syariah S2) dengan IPK 3.75, Fauziah Ardi (Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Jurusan Bimbingan Konseling S1) dengan IPK 3.98, Yulai Fatma (Fakultas Syariah Jurusan Ahwal Al-Syakhshiah S1) dengan IPK 3.86, Yanti Putri Yanis (Jurusan Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam S1), dengan IPK 3.90, dan Rizki Ahmad, (Jurusan Manajemen Informatika, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam DIII) dengan IPK 3.92.
 
Untuk Penelitian Terbaik ditetapkan sebanyak 17 orang berdasarkan SK Rektor Nomor B./In.27/R/PP.00.9/09/2016 tanggal 22 Sepetember 2016 yakni Adri Junaidi, Program Studi Pendidikan Agama Islam Negeri S2), Dasri Sila (Program Studi Manajemen Pendidikan Islam S2), Adil Fakhru Roza, (Program Studi Hukum Ekonomi Syariah S2), Netri Astuti, (Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan S1), Nurul Fakhrin, (Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Faklutas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan S1).
 
Gusrina Evikasari, (Jurusan Manejemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan S1), Saki Milani, (Jurusan Tadris Bahasa Inggris Fakultas Ilmu Keguruan S1), Baiti Mistini, (Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan S1), Salni Riau Wana, (Jurusan Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan S1), Wulan Anggel Valista, (Jurusan Tadris Fisika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan S1), Fauzi Rahmi (Jurusan Kependidikan islam/Bimbingan Konseling).
 
Nirmala Sari, (Jurusan pendidikan guru Raudhatul Atfhal (PGRA), Anshari Az-Zarqy (Jurusan Ahwal Al-Syakhshiyyah), Darmayanti (Jurusaan Hukum Ekonomi Syariah), Ertin Putri Yeviana (Jurusan Perbankan), Meidya Putri (Jurusan Ekonomi Syariah Konsentrasi Akuntansi Syariah) dan Dwi Ramadhana, (Jurusan Manajemen Informatika). (*)

 

 

Editor : Budi Febrian

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2016