BIC-IV, Sukses Berkontribusi Membangun Masyarakat Islam, diera Digitalisasi Melalui Konsep Revolusi 4.0 dan Society 5.0
“Pascasarjana IAIN Batusangkar, Perkenalkan Nama Batusangkar Melalui BIC”

By Doni Okta 17 Okt 2019, 14:11:47 WIB Akademik
BIC-IV, Sukses Berkontribusi Membangun Masyarakat Islam, diera Digitalisasi Melalui Konsep Revolusi 4.0 dan Society 5.0

Keterangan Gambar : Pelaksanaan BIC-4 tahun 2019 di Emersia Hotel dan Resort Batusangkar.


Batusangkar, Sumatera Barat-Program Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar gelar “Batusangkar International Conference” (BIC-4) dalam rangka menyikapi cara umat Islam berkontribusi nyata diera digitalisasi sebagai bentuk mewujudkan peradaban modern, dalam konsep revolusi 4.0 dan society 5.0.
BIC-4 dibuka langsung oleh Rektor diwakili Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Dr. Marjoni Imamora, M.Sc, Senin (14/10) di Auditorium Emersia Hotel dan Resort Batusangkar.
Direktur Pascasarjana IAIN Batusangkar, Dr. Syukri Iska, M.Ag di Batusangkar, mengatakan, BIC-4 ini mengusung tema "Building Modern Islamic Civilization Through 4.0 Industrial Revolution and 5.0 Society Era", di gelar selama dua hari 14 s.d 15 Oktober 19.
“Tentang BIC-4 ini dibandingkan dengan dengan BIC-1 tahun 2016 dengan mengambil tema “Integration and Interconnection Of Science, The Reflection of ‘Islam Kaffah’ sedangkan BIC-2 tahun 2017 dengan mengusung tema “Islamic Economic Development: Opportunities and Challenges In Global Economic Competition“ dan BIC-3 pada tahun 2018 bertema “Building Global Civilitzation Through Islam Inclusive”, ada sedikit nuansa berbeda dari pelaksanaan BIC 1,2 dan 3, BIC-4 ini diselengarakan berkat kerjasama dengan Himpunan Ilmuan dan Sarjana Syariah Indonesia (HISSI) Wilayah Sumatera Barat” tegas Syukri”

Syukri menambahkan kenapa Batusangkar Internasional Conference yang di namakan dalam kegiatan tahunan Pascasarjana IAIN Batusangkar. Mengingat Batusangkar kurang dikenal di masyarakat Intetnasional, kecuali Pagaruyung. Untuk itu perlu Batusangkar lebih dipopulerkan, diantaranya melaui moment-moment Intenasional bagiakan BIC, sehingga nama Batusangkar terpromosikan tingkat Nasional maupun Internasional,”ucap Syukri”

Lebih lanjut syukri menyampaikan transformasi digital telah mengubah berbagai kebiasaan dan tatacara kehidupan masyarakat, dengan itu tidak bisa dihindari instrumen aktifitas masyarakat dengan berbagai kemajuan teknologi informasi, terutama tingkat aksi kehidupan manusia secara tradisional atau manual, dengan kemajuan teknologi terbesut begitu cepat beralih mengunakan media online, akibat itu semua nyaris nilai-nilai moral dan akhlak dalam kehidupan tersudutkan”.
Lebih lanjut syukri menambahkan Informasi serba instan selalu tersedia dalam satu genggaman, bahkan dengan satu klik saja Via Smartphone, maka seseorang sudah dibawa dan pergi kemana-mana dalam angkasa Informasi dengan satu klik.

Suasana peralihan tersebut maka masyarakat Islam harus mengetahui bagaimana kita menyikapi segala perubahan itu, inilah salah satu pertimbangan kami untuk menetapkan dan membahas menjadi tema utama dalam BIC-4 ini.”tutur Syukri”

“Sejumlah subtema akan dibahas/dikaji secara spesifik oleh Plenary Speaker, “Philosophycal Concept of Psychospiritual in 4.0 Industrial Revolution and 5.0 Society Era” oleh Prof.  Dr. Che’ Zarrina Saary dari Malaysia, “Quranic Perspective in Creating Work Etic in 4.0 Industrial Revolution and 5.0 Society Era” oleh Prof. Dr. Hasan Zaini, M.A dari Indonesia, “Industry 4.0 for What?: Higher Education in the Era of Hyperdigitalization“oleh Sulfikar Amir, Ph.D dari Singapore, “Islamic Financial System in 4.0 Industrial Revolution and 5.0 Society Era“ oleh Dr. Adiwarman Azwar Karim, SE., MBA., MAEP. dari Indonesia dan “Contemporary Islamic Law in 4.0 Industrial Revolution and 5.0 Society Era“ oleh Dr. Aly Abdelmoneim Abdelwanis dari Mesir”.

Dalam konferensi ini ada penyajian pemakalah dengan Sistem Paralel, hadir sebanyak 42 orang, baik datang dari dalam maupun luar IAIN Batusangkar, seperti provinsi Pontianak, Kendari, Manado, Aceh, Jambi, Palembang dan Lampung, dan keseluruhan nya 300 orang, baik Keynote Speaker, Plenary Speaker, Speaker Paralel and Participan. “tutup Syukri”
BIC-4 dibuka langsung oleh Rektor dalam hal ini diwakili wakil Rektor bidang administrasi umum dan keuangan mengatakan dalam usaha pengembangan pemikiran untuk ikut memberikan kontribusi aktif menemukan solusi yang sistematis, akademis terhadap berbagai permasalahan generasi bangsa, diantaranya mencari format yang tepat dan efektif dalam segala problematika khususnya dalam bidang peradaban Islam terutama dalam konsep Revolusi 4.0 dan Society 5.0.

lebih lanjut Marjoni menyampaikan, kehadiran para pakar dari berbagai negara, baik sebagai Participant, Presenter apalagi sebagai Keynote Speaker dari kalangan para Pendidik, Peneliti, Akademisi, Mahasiswa Pascasarjana, untuk berpartisipasi dalam konferensi Internasional ke-4, maka diharapkan akan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap tema International Conference, yaitu “Building Modern Islamic Civilization Through 4.0 Industrial Revolution and 5.0 Society Era”.

Kami menyadari bahwa untuk mencapai mimpi besar untuk menuju kepada Perguruan Tinggi yang Integratif dan Interkonetif dalam Keilmuan, Berkearifan Lokal, Bereputasi Global, yang tertuang dalam Visi IAIN Batusangkar itu semua tidak mudah, maka pimpinan IAIN Batusangkar memandang bahwa “Batusangkar International Conference” (BIC) sangat strategis mengikat perkembangan zaman saat ini.”tutup Marjoni”(dn/hm)