Inovasi Pendidikan Islam, FTIK IAIN Batusangkar siapkan Era Society 5.0

By Doni Okta 28 Sep 2019, 08:39:55 WIB Akademik
Inovasi Pendidikan Islam, FTIK IAIN Batusangkar siapkan Era Society 5.0

Keterangan Gambar : Foto Pemukulan Gong tanda di buka acara ICoE-4 FTIK


Batusangkar, Perkembangan dunia pendidikan tengah memasuki masa yang sangat penting. Tidak saja dalam upaya memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas dan optimal tetapi juga masa penting yang akan menentukan kelanjutan pendidikan itu sendiri.
Tantangan saat ini, tantangan dunia pendidikan semakin kompleks dan menuntut persiapan dan pemikiran yang sangat serius. Kita dihadapkan pada suatu perubahan yang cepat, sebagai akibat bergulirnya era revolusi industri 4.0. Kemajuan teknologi ini memungkinkan otomatisasi di hampir semua bidang.

Dalam dunia pendidikan mesti ramah dengan era society 5.0 terutama dunia pendidikan perlu mempersiapkan dan meningkatkan kompetensinya, seperti memiliki karakter yang kuat terutama dalam keterampilan kepemimpinan, keterampilan IT Literacy sebagai fitur utama dari era society 5.0, terutama keterampilan bahasa asing.
Dekan Fakuktas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Batusangkar Dr. Sirajul Munir, M.Pd menyebutkan dalam menghadapi tantangan ini, akan mencoba untuk mengedukasikan, menyelesaikan masalah sosial, yang terintegrasi pada ruang dunia maya dan nyata, dalam konferensi yang membahas tentang Inovasi dalam Pendidikan Islam, dalam konsep Konferensi Internasional Tentang Pendidikan yang ke 4, dengan mengambil tema “Inovation in Islamic Education: Challenges and Readiness in Society 5.0” akan dilaksanakan pada hari ini 25-26 September 2019 di Emersia Hotel & Resort Batusangkar dan Kampus I IAIN Batusangkar.
Lebih lanjut Sirajul Munir mengatakan akan menghadirkan narasumber-narasumber yang berkopeten dalam bidangnya dalam era society 5.0, yakni Prof. Magdy Bahig Behman (Eastern Mennonite University, Virginia-USA), Mark Heyward, Ph.D (University of Tasmania, Australia), Dr. Sulaiman Hassan Sulaiman El Warfali (University of Tripoli, Libya), Prof. Reevany Bustami, BA., MA., Ph.D (University Sains Malaya, Malaysia), Prof. Ganefri, Ph.D (State University of Padang, Indonesia) dan Dr. Wahidah Fitriyeni, S.Psi., MA (IAIN Batusangkar, Indonesia).
Dr. Fadriati, M.Ag ketua ICoE-4 meyampaikan event tahunan FTIK IAIN Batusangkar akan dihadiri peserta sebanyak 300 orang dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia baik dari kalangan dosen maupun mahasiswa, yang terdiri dari partisipan dan presenter untuk ambil bagian pada parallel session.
Kegiatan ICoE-4 ini merupakan salah satu wujud nyata FTIK untuk mengulang kesuksesan tahun lalu, kegiatan ini juga merupakan sarana bagi seluruh tenaga pendidik, tenaga kependidikan, serta berbagai elemen lain dari masyarakat untuk menuangkan ide-idenya dalam artikel bentuk tulisan untuk dipublikasi pada jurnal yang terindeks scopus dan jurnal terakreditasi nasional.”ucap Fadriati”(hm/dn)