Pimpinan FUAD IAIN Batusangkar Monitoring Mahasiswa Magang TVRI

By Doni Okta 28 Sep 2019, 08:34:09 WIB Kemahasiswaan
Pimpinan FUAD IAIN Batusangkar Monitoring Mahasiswa Magang TVRI

Keterangan Gambar : Foto Bersama Pimpinan FUAD IAIN Batusangkar dengan Mahasiswa


FUAD, Batusangkar – Dalam rangka menjaga kualitas magang urusan-jurusan yang ada di Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Batusangkar, pimpinan FUAD melakukan kegiatan supervisi dan monitoring. Senin (23/9), pimpinan FUAD melakukan monitoring langsung ke LPP TVRI Nasional, lokasi magang mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) FUAD IAIN Batusangkar.

Dr. Adripen, M.Pd selaku dekan FUAD yang memimpin tim rombongan monitoring menekankan pentingnya kegiatan monitoring tersebut sebagai bentuk pengawasan dan penilaian terhadap mahasiswa yang melakukan magang. Hal ini juga sebagai bentuk keseriusan FUAD dalam menjaga kualitas magang.

“Dengan monitoring langsung ini, kita berharap mahasiswa ini semakin serius dalam melaksanakan kegiatan magang ini. Jadi mereka terus merasa dipantau, diawasi dan dibimbing oleh pihak fakultas. Kita ingin mahasiswa mengambil ilmu sebanyak-banyak di TVRI ini, salah satu televisi tertua di Indonesia,” ungkap Adripen.

Dra. Hj Eliwatis, M.Ag selaku Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum dan Perencanaan yang ikut dalam rombongan mengamini pendapat Adripen. Ia berharap mahasiswa magang belajar sebanyak-banyak dan mengambil ilmu dari para ahli yang ada di TVRI.

“Jangan disia-siakan kesempatan ini. Ilmu-ilmu yang mereka dapatkan di sini, nantinya menjadi modal penting dalam pengembangan diri. Dan juga nanti ilmu ini juga dibagikan ke teman-teman yang lain. Mudah-mudahan mereka dapat belajar banyak di sini,” ujar Eliwatis.

Dalam kegaiatan monitoring mahasiswa KPI tersebut, tim rombongan disambut langsung oleh salah satu pimpinan TVRI. Tim rombongan berharap agar silaturrahmi dan kerjasama ini dapat terjalin dengan baik hingga ke depannya.

InsyaAllah kerjasama ini akan terus berlanjut. Sinergi ini juga akan kita kembangkan ke media-media lain yang ada di Indonesia,” tutup Eliwatis. (fajri/dn/hm)