IAIN Batusangkar Hasilkan Guru Tahfizh Profesional, Kolaborasi Pemda Tanah Datar dengan Yayasan Hj. Syarifah Gani Muhammad Zein
20 Guru Tahfizh Profesional Adalah Mahasiswa IAIN Batusangkar

By Doni Okta 12 Apr 2021, 10:37:47 WIB Kemahasiswaan
IAIN Batusangkar Hasilkan Guru Tahfizh Profesional, Kolaborasi Pemda Tanah Datar dengan Yayasan Hj. Syarifah Gani Muhammad Zein

Keterangan Gambar : Penyerahan Piagam Tahfizh Angkatan Pertama Oleh Wakil Rektor III


Batusangkar Kolaborasi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Datar serta Yayasan Hj. Syarifah Gani Muhammad Zein Jakarta. Sukses Lantik Sebanyak 20 Guru Tahfizh Profesional, Rabu, 07-04/2021.

20 guru tahfizh adalah mahasiswa IAIN Batusangkar yang memiliki tambahan hafalan 5 Juz selama 6 bulan, pada Program Pendidikan Guru Tahfizh (PPG) Angkatan I dan Sekaligus Pembukaan PPG Angkatan Ke II.

Acara ini dihadiri Bupati Tanah Datar diwakili oleh Asisten I Drs. Suhermen, Rektor IAIN Batusangkar diwakili Wakil Rektor III Dr. Sirajul Munir, M. Pd, Ketua MUI Tanah Datar Drs. H. Masnefi, MS, Pimpinan Baznas, Direktur Pascasarjana, para Dekan dan jajaran serta undangan lainnya.

Kabag Kesra Setdakab Tanah Datar sekaligus Ketua PPG Tahfizh H. Afrizon mengatakan “Perkembangan Rumah Tahfizh di Tanah Datar sangat pesat. Program ini dimulai pada tahun 2016 dengan jumlah rumah tahfizh sebanyak 6 unit. Dan pada saat ini sudah terdaftar di Bagian Kesra 239 rumah tahfizh dengan santri 9372. Santri tahfizh dibina hanya dengan semangat guru secara mandiri. Menjawab kekurangan tersebut kita berpikir bersama tokoh perlu dibentuk satu program untuk melatih secara profesional para guru tahfizh ini.”

“PPG Tahfizh bermula dengan penuh kekurangan dalam segala hal. Semua itu tertutupi oleh bantuan yayasan Hj Syarifah Gani dan IAIN Batusangkar. Sehingga hari ini kita sukses melakukan acara pelantikan guru tahfizh tersertifikasi di Tanah Datar dengan jumlah panitia yang minim yaitu lima orang, diantaranya Wakil Ketua Syafriwaldi S.Sos.I, MA, Sekretaris Hafizullah, MA, Bendahara Dafit Amril, S.IQ, MA dan Wakil Sekretaris Jheni Rahmad” sambung Kabag.

“Ada paradigma baru di Tanah Datar bahwa orangtua memiliki kebanggaan anaknya banyak hafalan AlQuran. Dan mulai tahun ini setiap sekolah akan memberikan beasiswa kepada siswanya dengan hafalan terbanyak.” ujar H. Afrizon.

Ketua Yayasan Hj. Syarifah Ghani mengucapkan selamat kepada mahasantri yang telah lulus dalam program pendidikan ini. Ketua Yayasan juga mengucapkan terimakasih kepada Pemkab dan IAIN Batusangkar serta permohonan maaf dengan segala kekurangan dalam penyelenggaraan program.

Warek III IAIN Batusangkar mengungkapkan “Pimpinan IAIN Batusangkar mengikuti dari awal mulai perencanaan dan pelaksanan serta peliputan program ini. Memang ini satu tim dengan pekerjaan yang luar biasa. Walaupun minim sumberdaya, panitia PPG Tahfizh mampu menunjukan kinerja yang maksimal dengan hasil yang sukses pada angkatan pertama.

“Mahasiswa peserta PPG Tahfizh berada dalam asuhan Mudir Ma’had IAIN Batusangkar. Saat ini Ma’had Aljamiah juga membina 33 mahasiswa Program Muqim Arbain yang diluncurkan oleh IAIN Batusangkar.”

Warek menghimbau para lulusan utuk selalu kompak bersama komunitas penghafal dan mengabdikan diri untuk kemajuah tahfizh di Tanah Datar. Dr Sirajul Munir juga mengucapkan terimakasih atas izin dan dorongan orang tua kepada anaknya sehingga sukses menyelesaikan program dan mencapai target 5 Juz.

“Kita berharap kerjasama antara IAIN Batusangkar bersama Pemkab Tanah Datar dan Yayasan terus berlanjut untuk mendukung Tanah Datar sebagai kabupaten Tahfizh,” tutur munir.

Mewakili Bupati Tanah Datar, Asisten I Drs. Suhermen menyampaikan “Atas nama pemerintah daerah kami mengucapkan terimakasih kepada IAIN Batusangkar dan Yayasan Hj. Syarifah Ghani serta selamat kepada lulusan PPG Tahfizh Tanah Datar angkatan pertama”

“Kegiatan sertifikasi guru tahfizh ini adalah yang pertama di Indonesia yang berkolaborasi dengan perguruan tinggi. Kita juga mengapresiasi panitia PPG Tahfizh yang bekerja dengan ikhlas tanpa honorarium karena keterbatasan sumberdaya.”

“Semoga Guru Tahfizh yang dilantik pada hari ini dapat mengabdikan ilmunya pada rumah-rumah tahfizh di Tanah Datar.” tutup Suhermen.

PPG Tahfizh angkatan pertama ini dilaksanakan selama 6 bulan dengan pola asrama. Program ini dibuka secara resmi oleh bupati Tanah Datar awal November 2020 silam.(hm/dn)